Ekonomi Provinsi Lampung Triwulan III 2022 Tumbuh 3,91 Persen

Rilis BPS Lampung/Ist
Rilis BPS Lampung/Ist

Perekonomian Provinsi Lampung berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan III-2022 mencapai Rp108.279,90 miliar. Ekonomi ini mengalami pertumbuhan sebesar 0,84 persen terhadap triwulan II-2022 (q to q). Jika dibandingkan dengan triwulan III 2021 tumbuh 3,91 persen (y on y). 


“Secara komulatif triwulan I hingga III 2022 pertumbuhan ekonomi Lampung sebesar 4,02 persen terhadap periode yang sama tahun 2021 (c to c),” kata Statistisi Ahli Muda BPS Lampung, Tribuana Kartikasari, Senin (7/11). 

Melihat momentup pemulihan ekonomi Lampung secara q to q pertumbuhan perekonomian triwulan III 2022 sejalan dengan pola pertumbuhan triwulanan yaitu triwulan III selalu tumbuh positif dan lebih rendah dari triwulan II. 

“Jika kita lihat lebih dalam pertumbuhan q to q mulai dari q 4 2019 antar triwulan menunjukan trant yang terus meningkat. Sedangkan secara y on y kinerja ekonomi triwulan III 2022 sudah lebih baik. Hal ini menadakan bahwa pemulihan ekonomi yang berlangsung sejak triwulan II 2021 terus berlanjut,” ujarnya. 

Pertumbuhan ekonomi triwulan III 2022 dibandingkan triwulan II (q to q) dari sisi lapangan usaha dari 17 kategori 15 kategori tumbuh positif, 2 kategori terkontraksi. Pertumbuhan tertinggi pada jasa kesehatan, dan kegiatan sosial sebesar 6,68 persen, dan terendah pada kategori pertanian, kehutanan dan perikanan yang terkontraksi sebesar 2,95 persen. 

“Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi pada komponen ekspor barang dan jasa yaitu 14,17 persen, dan komponen terendah pada komponen pengeluaran kon sumsi rumah tangga yang terkontraksi sebesar 1,41 persen,” jelasnya.

Kemudian pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung triwulan III-2022 dibandingkan triwulan III-2021 (y-on-y). Dari sisi lapangan usaha 12 kategori tumbuh positif, kategori tertinggi pada jasa lainnya sebesar 38,54 persen. 5 kategori terkontarkasi, kontraksi terdalam pada kategori pertambangan dan penggalian sebesar 3,75 persen. 

“Ekonomi Lampung masih didominasi oleh pertanian, industri dan perdagangan. Secara bersama-sama tiga kategori ini mendominasi aktivitas produksi sebesar 56,51 persen. Jika dilihat masing-masing kategori, untuk triwulan III 2022 secara y on y pertanian mengalami kontraksi sebesar 0,35 persen. Sementara industri tumbuh positif 1,58 persen dan perdagangn mengalami pertumbuhan sebesar 16,17 persen,” ujarnya.