Emak-Emak Aksi Bersama Mahasiswa, DPRD Lampura Tolak Omnibus Law

Emak-emak bergabung dengan mahasiswa tolak Omnibus Law/Foto Ist
Emak-emak bergabung dengan mahasiswa tolak Omnibus Law/Foto Ist

DPRD Kabupaten Lampung Utara menandatangani kesepakatan penolakan UU Omnibus Law yang disodorkan Aliansi Masyarakat Lampung Utara Bergerak di halaman gedung Dewan setempat Senin siang (12/10).


Emak-emak ikut mengawal aksi, berorasi, bahkan memohon aparat keamanan tidak memukuli mahasiswa, dan para wakil rakyat membuka hati terhadap aspirasi para mahasiswa.

Aliansi Masyarakat Lampung Utara Bergerak yang terdiri mahasiswa HMI, IMM, PMII, dan emak-emak berunjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja diawali long march dari Kantor Bupati ke Tugu Payan Mas Kotabumi. 

Mereka yang aksi menilai penyusunan UU Cipta Kerja cacat prosedur karena berlangsung secara tertutup, tidak transparan, dan tanpa ada ruang partisipasi publik untuk mengkritisi drafnya.

Setelah orasi, aksi kemudia bergerak ke Gedung DPRD setempat. Di halaman Gedung Dewan, massa sempat terlibat saling dorong dengan aparat kepolisian dan Satpol PP.

Jelang salat zuhur, kedua pihak saling mengalah dan melanjutkan aksi siangnya. Ketua DPRD Romli dan beberapa anggota Dewan menemui para mahasiswa dan emak-emak yang aksi.

"Emak-emak titipkan anak-anak mahasiswa kami. Jangan sampai keluar darah setetes pun dari daging mereka. Kami akan minta pertanggungjawabannya kelak," ujar Mery, aumni UIN dari Fak.Syariah 92, sambil menyerahkan Bendera Merah Putih kepada TNI.

Ade Andre Irawan, ketua HMI Lampung Utara, mengatakan mahasiswa Lampung Utara mendesak 45 anggota DPRD tanda tangan agar Presiden Joko Widodo mengeluarkan perpu pembatalannya.

Menurut Ketua IMM  Dedi Arianto, eksekutif dan legislatif hanya mengikuti apa maunya cukong saja. Ketua PMII Afat Satria meminta wakil dan pemerintah mendengarkan aspirasi mahasiswa.

Ketua DPRD Lampung Utara Romli mendukung aksi penolakan UU Omnibus Law dan menuntut Presiden Joko Widodo mencabut undang-undang tersebtu serta menggantinya dengan perpu.