Empat Warga Lamteng Rampok Rp563 juta Uang SPBU Di Semarang

Empat warga asal Kabupaten Lampung Tengah merampok Rp563 juta hasil penjualan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Karangjati, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.


Mereka adalah Keempat Rah (39), FP (36), dan Maf (25), warga Bumijaya. Kemudian VK (30), warga Mekar Jaya. Mereka dibantu MAI (38), warga Bandarjo, Ungaran.

Komplotan ditangkap di Margaluyu Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (21/1), pukul 13.00 WIB, kata  Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, Jumat (22/1).

Para perampok melakukan aksinya di Kantor SPBU yang berada di Jalan Krakatau VIII, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Senin (18/1), pukul 08.30 WIB.

Para pelaku perampokan yang SPBU/Ist

Kejadian  tersebut terekam di dalam CCTV berdurasi 41 menit. Para perampok terlihat saat petugas SPBU yang membawa uang hasil penjualan di mobil warna putih.

Menurut Kombes Irwan Anwar, para perampok merencanakan aksinya selama dua bulan di tempat panti pijat milik MAI. Salah satu karyawannya, FP warga Lampung Tengah.

Sebelum beraksi, komplotan observasi lokasi tiga hari aksi. FP dan Mah bahkanbsempat mencuri sepeda motor di Semarang Barat. 

Berdasarakan rekaman CCTV, naik dua sepeda motor, keempatnya mendekati sasaran. Ketika salah seorang petugas SPBU turun kendaraan membawa uang, salah seorang pelaku merampas tasnya.

Ketika dikejar, salah satu menembakan pistolnya. Mereka kabur dan meninggalkan sepeda motornya di daerah Banyumanik.

Para perampok lalu menyewa mobil pakai aplikasi Grap melanjutkan perjalanan ke Salatiga dan Yogyakarta.