Fasilitas Publik Pasar SMEP akan Dipenuhi Secara Bertahap

Pasar SMEP Bandar Lampung/ Tuti
Pasar SMEP Bandar Lampung/ Tuti

Sebelum ditempati pada 20 Oktober mendatang, para pedagang Pasar SMEP meminta pemenuhan fasilitas publik seperti drainase, listrik, dan tempat pembuangan sampah. 


Ketua Himpunan Pedagang Pasar SMEP, Sarbini mengaku telah menyampaikan keinginan para pedagang ke Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung. 

"Sesuai arahan pak kadis akan dipenuhi, namun secara bertahap. Sehingga kita diminta untuk berjualan terlebih dahulu, sambil memenuhi kebutuhan lainnya dan kami mendukung keputusan tersebut," kata Sarbini, Sabtu (16/10). 

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol mengatakan Pasar SMEP direncanakan akan ditempati pada 20 Oktober mendatang, saat ini sedang dibersihkan dengan bantuan dinas lingkungan hidup dan BPBD. 

"Nanti 500 pedagang akan kembali berdagang, namun dilakukan secara bertahap, karena masih kondisi pandemi Covid-19," ujarnya. 

Sementara untuk pemenuhan kebutuhan pedagang seperti air dan listrik, pihaknya telah mengajak dinas pekerjaan umum untuk untuk mengecek. 

"Kita utamakan pemenuhan tempat pembuangan sampah, saluran irigasi, air dan listrik. Itu sementara yang kita prioritaskan untuk dipenuhi," jelasnya. 

Lebih lanjut, Wilson Faisol mengatakan para pedagang tidak perlu memikirkan uang sewa dulu untuk beberapa bulan, pihaknya akan mengkonsultasikan ke pimpinan agar terakomodir. 

"Status ruko tetap milik Pemda, cuma kita berlakukan sewa tahunan. Setiap tahun akan ada perjanjian yang akan di perbarui setiap tahun. Saat menyewa pedagang tidak boleh menyewakan kembali, atau pemindah tanganan. Nanti kita akan ada sanksi jika itu terjadi," ujarnya.