GAK Tertutup Kabut, Asap Kawah Tidak Teramati

GAK tertutup kabut/Ist (Magma Indonesia)
GAK tertutup kabut/Ist (Magma Indonesia)

Gunung Anak Krakatau (GAK) tertutup kabut 0-III sehingga asap kawah tidak teramati. 


"Gunung api tertutup Kabut 0-III," tulis Magma Indonesia dalam keterangan tertulisnya di https://magma.esdm.go.id, Minggu (26/6).

Namun, untuk kondisi cuaca disekitar Gunung Anak Krakatau berawan, angin lemah ke arah barat laut dengan suhu udara sekitar 26-29 derajat celcius dan kelembaban 56-77 persen.

"Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan, angin lemah ke arah barat laut," katanya.

Sementara dari pengamatan kegempaan, Magma Indonesia mencatat terjadi 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 10 mm dan lama gempa 23 detik.

Lalu, dua kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 17-20 mm dan lama gempa 6-9 detik.

Selain itu, terjadi pula 1 kali gempa Vulkanik Dangkal dengan amplitudo 42 mm dan lama gempa 7 detik serta 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 2-15 mm, dominan 3 mm.

Magna Indonesia menghimbau kepada seluruh masyarakat, pengunjung, wisatawan, pendaki untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.