Gakkumdu Tangani Kasus Kepala Bappeda Dan Lurah Kemilingpermai

Yahnu Wiguno Sanyoto/RMOLLampung
Yahnu Wiguno Sanyoto/RMOLLampung

Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Bandarlampung melakukan rapat koordinasi terkait dua  kasus dugaan netralitas ASN dalam pemilihan Wali kota dan Wakil Wali kota Bandarlampung, Rabu (21/10).


Dua kasus tersebut adalah, Lurah Kemilingpermai Wanjaya yang berfoto bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kemilingpermai di posko tim pemenangan pasangan nomor urut 3 Eva Dwiana-Deddy Amarullah. 

Kemudian, kasus Kepala Bappeda kota Bandarlampung Khaidarmansyah yang diduga membagikan foto atau pamflet dukungan calon nomor urut 3.

Koordinator Wilayah JPPR Lampung, Erfan Zain mengatakan, pihaknya hari ini dipanggil oleh Bawaslu Bandarlampung untuk menerima surat registrasi No: 006/Reg/LP/PW/kota/08.01/X/2020 atas laporannya terkait kasus Kepala Bappeda. 

"Sudah diregistrasi, karena tidak etis seorang kepala Bappeda me-share foto atau gambar dukungan pasangan calon," kata dia.

Sementara itu, anggota Bawaslu Bandarlampung Koordiv Penanganan Pelanggaran Yahnu Wiguno Sanyoto mengatakan, dua kasus yang sudah diregistrasi ini akan diteruskan dalam penanganan pelanggaran pidana pemilu. 

Lima hari kedepan, kata Yahnu, pihaknya akan melakukan klarifikasi terhadap terlapor dan juga saksi-saksi yang diajukan pelapor.

"Hari Senin (26/10) akan dilakukan rapat pembahasan kedua bersama Gakkumdu, jika terbukti, maka sanksinya pidana penjara paling singkat 1 bulan, paling lama 6 bulan, atau denda 600.000 paling banyak 6.000.000 rupiah," pungkasnya.