Galeri Omah Cinta Buat Masker Cinta Bersubsidi


Galeri Omah Cinta yang memproduksi baju, tunik etnik wastra nusantara, aksesoris dan produk ramah lingkungan, kini memproduksi masker.

Pemilik galeri, Tri Indah Noviana mengatakan alasan membuat masker karena melihat wabah Covid-19 yang merajalela sedangkan alat pelindung diri langka.

"Ditambah masker medis kemarin langka. Menghilang di pasaran, kalaupun ada harganya mahal bener. Jadi ya akhirnya buat masker kain yang memang sudah terbukti bisa membantu mencegah penyebaran virus karena daya serapnya sampai 70% dan bisa dicuci," kata Tri kepada Kantor Berita RMOLLampung, Jumat (10/4).

Ia memberi nama masker cinta karena dari awal niat membuat masker untuk dibagi-bagikan. "Saling subsidi silang saja, yang mampu bisa beli masker seharga Rp 10 ribu. Sedang yang gak mampu kita kasih free," jelasnya

Menurutnya, masker yang dibuat telah mengikuti saran medis yakni 3 lapis agar penyerapan maksimal. "Bahan yang digunakan katun jepang, masker dibuat 3 lapis," ujarnya.

Saat ini ia telah membuat 1000 pcs masker yang akan dibagikan kepada orang yang tidak mampu.

"Pedagang sayur tradisional karena rata-rata mereka jualan gak pakek masker. Pas ditanya kenapa gak pakek masker mbah, boro-boro tuku masker nduk, dagangan si mbah 3 hari urung payu. Selain itu tukang rongsok, tukang parkir serta anak-anak," jelasnya.

Ia berharap semoga kedepan setelah wabah berlalu perilaku hidup sehat masyarakat tetap terjaga. Rasa solidaritas masyarakat tetap berlanjut untuk terus berempati pada orang yang kekurangan. "Bisa terus berbagi walau kondisi sulit sekalipun," ujarnya.