Ganggu Arus Kas RSUDAM, Pemkot Belum Bayar Jamkeskot Rp7 Miliar 

Plt Direktur Utama RSUDAM Provinsi Lampung Reihana/ Vera Afrianti
Plt Direktur Utama RSUDAM Provinsi Lampung Reihana/ Vera Afrianti

Pemkot Bandarlampung memiliki utang Jaminan Kesehatan Kota (Jamkeskot) sekitar Rp7 miliar lebih kepada Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM).


Plt Direktur Utama RSUDAM Provinsi Lampung Reihana membenarkan hal itu.

"Pemkot Bandarlampung memang masih memiliki piutang Jamkeskot ppada RSUDAM sekitar Rp7 miliar lebih," ujarnya 

Menurut dia, hutang tersebut memengaruhi arus kas RSUDAM. "Dampak negatifnya terhambatnya arus kas kami," katanya di Ruang Rapat Komisi, Selasa (1/6).

Ia mengaku RSUDAM sudah pernah menagih utang tersebut melalui kebijakan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tetapi Wali Kota Bandarlampung hingga kini belum membayar utang tersebut.

"Itupun sudah ditagih oleh Gubernur ke Wali Kota Bandarlampung karena setelah kami  periksa hal tersebut sangat menggangu arus kas rumah sakit karena  piutangnya yang cukup besar," ujar Reihana.