Gegara SIM Card Berisi Chatting dengan Istri, Pelaku dan 8 Rekannya Bunuh Korban Lalu Dibuang di Irigasi Way Seputih

Ekspose ungkap kasus pembunuhan/ Ist
Ekspose ungkap kasus pembunuhan/ Ist

Tim Gabungan Polres Lampung Tengah, berhasil mengungkap kasus pembunuhan Yudi Irawan (23) yang mayatnya dibuanh di Irigasi Way Seputih, Bumiaji, Anak Tuha, Lampung Tengah, Minggu (17/7).


Reserse Kriminal Umum Polres Lampung Tengah berhasil menangkap lima pelaku dan 4 lainnya dalam pengejaran.

Korban yang mayatnya ditemukan oleh pemancing diketahui bernama Yudi Irawan (23) warga Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya menjelaskan korban dibunuh sembilan pelaku, empat lainnya masih pengejaran.

Adapun kelima pelaku yang ditangkap yakni TD (17), AJ (20), TY (22), dan IB (19) asal Rajabasa Bandar Lampung, serta satu pelaku GL (19) asal Natar.

Dijelaskan Kapolres, bermula, dari temuan warga sedang menancing, melihat mayat tanpa identitas. Dari temuan itu, tim  langsung melakukan penyelidikan, hingga akhirnya didapat identitas korban. Hasil kerjasama Satreskrim, Unit Inafis, dan Dinas Kependudukan Catatan Sipil.

Keterangan keluarga, terkait keberadaan korban terakhir kali keluar rumah. Dari situ, didapati korban terakhir keluar rumah pada Jumat (15/7) bersama dalang pembunuhan TY. 

Korban dan pelaku bertengkar masalah kartu SIM card berisi data pribadi pelaku TY, hilang di rumah korban dan menuduhnya yang mengambil.

Korban menduga TY sering berkomunikasi dengan istrinya melalui media sosial Facebook. Pelaku TY lalu menjemput rekan-rekannya, lalu pergi ke rumah GL. Mereka lalu pergi ke Pasar Tengah, Bandar Lampung, lalu terjadi intimidasi hingga penganiayaan, agar korban memberikan kartu SIM milik TY.

Korban saat dikeroyok mencoba kabur, namun diteriaki maling, sehingga rekan-rekan pelaku terpancing emosi, lalu menganiaya korban pakai keramik.

Korban pingsan, lalu dimasukkan ke mobil TY, dan terus dianiaya hingga korban tewas pada Sabtu (16/7) dinihari.

Jasad korban lalu dibawa ke Lampung Tengah, dengan rute melewati Pringsewu, Kalirejo, Padang Ratu, Anak Tuha, lalu dibuang ke irigasi Anak Tuha.

Kasatreskrim Polres Lampung Tengah, AKP Edi Qorinas menyebutkan, setelah penyelidikan mendalam, tim mendapat informasi tiga pelaku GL, AJ, dan AJ berada di Cilegon, Banten, hingga akhirnya berhasil ditangkap tanpa perlawanan, Jumat (227). Dari interogasi, diketahui masih ada enam pelaku lainnya.

Pelaku TY dan IB di Terminal Cileungsi, Bogor, namun tiga pelaku lainnya berhasil kabur. Empat pelaku lainnya masih kami kejar, keberadaan dan identitasnya sudah kami kantongi.

Dari hasil penangkapan, diamankan barang bukti Daihatsu Xenia dan pakaian korban.