Geledah FISIP Unila, KPK Sita Dokumen Penerimaan Mahasiswa Baru 2019-2022

KPK situ sejumlah dokumen dari Dekanat FISIP Unila/Tuti
KPK situ sejumlah dokumen dari Dekanat FISIP Unila/Tuti

Tim penyidik KPK telah selesai melakukan penggeledahan di Gedung Dekanat FISIP Universitas Lampung (Unila). Terlihat mereka membawa dua koper berukuran sedang, dua tas ransel dan satu tas jinjing. 


Dekan FISIP Unila, Ida Nurhaida membenarkan pemeriksaan tim penyidik KPK.  Menurutnya, tim penyidik KPK menggeledah sekitar pukul 14.00 WIB. 

"Memang betul tadi KPK datang ketempat kami pukul 14.00 WIB tadi, sebagaimana di fakultas lain yang sudah diperiksa. Sekarang giliran kami yang diperiksa," kata Ida Nurhaida, Rabu (14/9). 

Ida mengaku hanya ditanya seputar penerimaan mahasiswa baru mulai dari 2019 hingga 2022. Selain itu tidak ada pertanyaan lain. 

"Tidak ada pertanyaan banyak. Kami diperiksa selama pukul 14.00 hingga 18.15 WIB. Yang diperiksa saya bersama Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Dedy Hermawan, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Arif Sugiono serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Roby Cahyadi," ujarnya. 

Lebih lanjut, tim penyidik KPK menyita sejumlah dokumen administrasi terkait penerimaan mahasiswa baru FISIP Unila. Dokumen tersebut berada di ruang arsip. 

"Ada juga surat yang berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru mulai dari undangan, hingga pengawasan. Itu saja yang meminta," jelasnya. 

Ia mengatakan jika diperlukan oleh KPK, pihaknya tentu akan kooperatif membantu keperluan KPK. 

"Kami siap, kami akan koperatif jika KPK membutuhkan lagi keterangan kami," ujarnya.