Grup WA RMOLLampung Gelar Silaturahmi Dan Diskusi

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana pada Silaturahmi dan Diskusi Grup WA RMOLLampung/Tuti Nurkhomariyah
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana pada Silaturahmi dan Diskusi Grup WA RMOLLampung/Tuti Nurkhomariyah

Anggota Grup WhatsApp RMOLLampung menggelar silaturahmi dan diskusi di pemancingan milik Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum Unila, Eddy Rifai di Jl Purnawirawan, Kota Bandarlampung, Sabtu (12/6). 


Kegiatan ini dihadiri pejabat, tokoh politik, mantan aktivis mahasiswa, advokat, seniman, hingga wartawan senior di Lampung. 

Di antaranya Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, Ansori Djausal, Abdullah Fadri Auli, Rakhmat Husein, Gunawan Pharikkesti, Iman Untung Selamet, Bambang SBY.

Pemimpin Redaksi RMOLLampung, Herman Batin mengapresiasi kegiatan ini. "Jadi ini bentuk apresiasi para pembaca agar RMOLLampung terus menjadi penyambung lidah rakyat," ujarnya. 

Narasumber yang kerap dimintai tanggapan, Rakhmat Husein menyampaikan, dari mulai Pilgub 2018 hingga saat ini RMOLLampung, menjadi media yang masih bisa diajak jalan bersama-sama untuk bicara yang benar adalah benar dan yang salah adalah salah.

Namun, Rakhmat Husein juga mengkritik RMOLLampung agar menjaga muruah dengam tidak terlampau jauh gaduh dalam pendiskusian yang sebetulnya tidak begitu penting. 

Pemimpin Redaksi RMOLLampung pada Silaturahmi dan Diskusi Grup WA RMOLLampung/Tuti Nurkhomariyah

"Belakangan ini saya kira RMOLLampung agak latah dengan masuk ke yang tidak penting dan menjadi bumbu-bumbu pemanis di grup WhatsApp saja," ujar dia yang juga Tenaga Ahli Wali Kota. 

Advokat Gunawan Pharikkesit menilai RMOLLampung saat ini telah menjadi monster bagi pejabat-pejabat yang masih ingin main mata. 

Gunawan yang jurnalis senior itu membantah pernyataan Rakhmat Husein jika RMOLLampung saat ini kritiknya kurang keras. Menurutnya saat ini grafik kritiknya terhadap pejabat nakal telah tinggi, dan akibat adanya RMOLLampung banyak pembenahan di Provinsi Lampung. 

"Tinggal Bunda Eva yang mungkin belum atau belum ketemu, atau masih disimpan oleh RMOLLampung. Siap-siap Bunda Eva jangan marah," jelasnya.

Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana yang hadir para kegiatan itu mengucapkan terima kasih atas masukan dan kritikan. Sebab, dengan kritikan itulah bisa lebih terpacu dalam bekerja. 

"Tapi tolong kritikan harus ada solusinya, karena kita hanya manusia biasa. Alhamdulilah saya dikritik dan langsung dikerjakan dan ini sudah 3 bulan saya menjadi wali kota," jelasnya. 

Bunda Eva sapaan akrabnya mengaku akan membuktikan jika sebagai wanita bisa lebih baik daripada laki-laki saat memimpin Bandarpampung. 

"Sudah 3 bulan ini saya membuktikan, walaupun menjadi wali kota saya bisa membagi waktu untuk Pak Herman (suami dan anak-anak," ujarnya.