Gubernur Ganjar Pranowo Apresiasi Kerukunan Antarsuku di Pesawaran

Ganjar Pranowo bersama Dendi Ramadhona/ Rama
Ganjar Pranowo bersama Dendi Ramadhona/ Rama

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi kerukunan antarsuku di Kabupaten Pesawaran. 


"Akulturasi budaya di Pesawaran sangat terasa, antara budaya Jawa dan penduduk asli Lampung dapat membangun hubungan harmonis," kata Ganjar usai meninjau koleksi Museum Transmigrasi Lampung, di Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (21/1).

Dikatakan, hal itu juga tercermin dari pertunjukan seni budaya yang menunjukan hubungan baik antar berbagai suku yang ada di bumi berjuluk Andan Jejama tersebut.

Menurutnya, Desa Bagelen banyak memiliki kesamaan dengan daerah migrasi suku Jawa yang ada di belahan negara lain, seperti Negara Suriname.

"Ini mengingatkan saya saat berkunjung ke negara Suriname, penduduknya Jawa semua. Ini juga menjadi contoh yang baik bagi seluruh daerah, di mana masyarakat pendatang dan warga asli dapat hidup berdampingan, bahkan bentuk perpaduan budaya itu jika digarap dengan serius bisa melahirkan karya seni yang bagus," ujarnya.

Diketahui dalam kunjungan itu, Ganjar Pranowo didampingi istri Siti Atiqoh Supriyanti, dan disambut meriah oleh masyarakat serta jajaran Pejabat Pemkab Pesawaran di Museum Transmigrasi.

Dalam lawatan tersebut, Ganjar menyempatkan diri untuk melihat secara langsung peninggalan masa transmigrasi yang menjadi koleksi museum tersebut.

Selain itu Ganjar juga menyapa sejumlah keluarga transmigran yang sebagian besar berasal dari Provinsi Jawa Tengah.

"Sudah divaksin belum? Hayo sudah divaksin belum," kata Ganjar saat menyapa sejumlah warga Desa Bagelen.

Sementara, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengapresiasi kunjungan Gubernur Provinsi Jawa Tengah. Ia menyebut kunjungan itu dalam rangka balasan setelah sebelumnya dia berkunjung ke Jawa Tengah.