Hadapi Covid-19, Parosil Siapkan Ketahanan Pangan Mandiri Rakyatnya




Masa pandemi Covid-19 yang tak bisa diprediksi, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyiapkan fondasi ketahanan pangan mandiri buat rakyatnya.

Parosil, dalam relis yang diterima Kantor Berita RMOLLampung,' Jumat (24/4), minta jajarannya bergerak agar masyarakat menanam demi ketersediaan pangan.

Kamis (23/4), Parosil menandatangani Surat Edaran No.061/ 331/III.09/2020 tentang Himbauan Pelaksanaan Program Pangan Mandiri (PM) Untuk Mendukung Penyediaan Pangan Di Masa Terjadinya Penyebaran Virus Covid-19.

Dalam surat himbauan, penanaman dilakukan di pekarangan rumah, lahan kosong, atau urban farming'pakai polybag, pot, atau media bekas lainnya.

Parosil juga mengijinkan warga secara kolektif menanam di lahan milik pemerintah kabupaten atau pekon yang belum dimanfaatkan.

Ada tiga tanaman yang disarankannya, tanaman sumber karbohidrat, tanaman sumber vitamin dan mineral, serta tanaman obat-obat.

Tanaman sumber karbohidrat seperti jagung, talas, singkong, ubi jalar.

Tanaman sumber vitamin dan mineral seperti bayam, kangkung, pakcoy, tomat, cabe, terong, buncis, daun bawang, pisang, pepaya, dll.

Sedangkan tanaman obat seperti jahe, kunyit, lengkuas, kencur, temu lawak, dll.

"Program ini dalam rangka menyiapkan fondasi ketahanan pangan jangka panjang rakyat Lampung Barat menghadapi wabah Covid 19," kata Parosil Mabsus.

Dia yakin program ini dapat terlaksana dengan baik bila partisipasi aktif rakyat berjalan maksimal.

"Mohon doa dan dukungannya untuk ketahanan pangan Kabupaten Lampung Barat," ujarnya.

Dia minta OPD, camat, kepala BPP, organisasi wanita, peratin dan lurah, ketua gapoktan bergerak agar masyarakat menyiapkan pangan sandinya.