Haji Lodewijk Memastikan Stok Dan Harga Pangan Aman Di Pasar Tradisional

RMOLLampung. Mantan Danjen Koppasus, Haji Lodewijk F. Paulus, terjun ke pasar tradisional di Pasar Tugu, Kota Bandarlampung, Jumat (24/1). Calon anggota DPR RI Partai Golkar ini memantau stok dan harga sembako.

Seperti pengunjung pasar lainnya, Haji Lodewijk F. Paulus berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangga untuk memastikan stok pangan cukup tersedia dan harganya terjangkau di lapangan.
Dia membeli telur, sayur kangkung, ikan, dan kacang, dan sejumlah bumbu dapur kebutuhan rumah tangga lain Haji Lodewijk F. Paulus ikut bahagia cukupnya stok dan terjangkaunya harga sembako.
"Saya ingin memastikan bahwa sembako kita cukup, harga relatif terjangkau. Tidak ada keluhan soal stok pangan, cukup membanggakan," katanya di Posko Pemenangan Haji Lodewijk, Kelurahan Rawalaut, Kota Bandarlampung.

Calon wakil rakyat untuk DPR RI dari Partai Golkar mengaku dengan Rp100 ribu bisa mendapatkan seekor ayam potong, 3 ikat kangkung, 1 kg cabe, 1 kg telor ayam, satu tempe besar, 3 papan pete, 1 liter minyak goreng dan bumbu.

"Di Pasar Tugu, telur sekilogram saya beli Rp22.000, jumlahnya 16 butir. Kan, murah ya," kata sekjen DPP Partai Golkar setelah membeli kebutuhan dapur untuk dibagikan kepada relawannya.
Sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Calon Presiden Joko Widodo-Makruf Amin, Haji Lodewijk F. Paulus ingin memastikan stok dan harga pangan di lapangan.

Dia juga rajin menemui konstituen, terutama untuk Dapil Lampung II : Kabupaten Pringsewu, Pesawaran, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Bandarlampung, dan Kabupaten Lampung Selatan.

Saat hadir Pasar Tugu, dia ditemani sejumlah pengurus Golkar, Ismet Roni, Supriyadi Hamzah, Made Bagiase, dan Himawan Ali Imron.
Ia mengatakan  ketersediaan pangan sangat penting. Stabilitas harga sembako akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakatnya. Lampung sebagai provinsi penyangga ibukota, cukup aman dalam stabilitas pangan. [hms]