Hanan Rozak: Perketat Lagi Protokol Kesehatan Kawasan Wisata

Hanan Razak/Foto Ist
Hanan Razak/Foto Ist

Seorang pengemudi kapal wisata Teluk Lampung terpapar Covid-19. Anggota DPR RI Hanan A. Rozak meminta pengetatan kembali protokol kesehatan di kawasan wisata.


Sejak masa transisi new normal, dua pekan terakhir ini, pengunjung kawasan membeluduk kembali, termasuk ke kawasan wisata di pulau-pulau yang tersebar di Teluk Lampung.

Hanan A. Rozak yang juga ketua Dewan Pertimbangan MKGR Lampung minta pemda, pelaku usaha pariwisata, dan masyarakat kembali mengetatkan protokol kesehatan. 

Mantan bupati Tulangbawang ini memperkirakan penularan terjadi akibat lonjakan pengunjung bukan hanya dari Lampung tetapi juga dari Sumsel, Banten dan DKI Jakarta. 

"Saya kira kita semua khususnya para penyelenggara pemerintahan harus selalu ingat bahwa prinsip utama kita adalah menjaga keselamatan rakyat," kata anggota Komisi II DPR-RI itu.

Perputaran roda perekonomian tentu penting tetapi menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat jauh lebih penting, katanya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (9/9).

Menurut dia, perlu dievaluasi reaktivasi sektor pariwisata untuk memastikan laju pertumbuhan ekonominya apakah berbanding lurus dengan laju pertambahan penyebaran pandemi Covid-19.

Pengemudi Kapal

Seorang pengemudi kapal wisata kawasan Teluk Lampung terkonfirmasi positif Covid-19.

Kadis Kesehatan Lampung, Reihana mengatakan, pemandu wisata itu adalah pasien nomor 455, laki-laki, usia 55 tahun.

“Pasien 455 terkonfirmasi positif Covid-19, bekerja sebagai penarik (pengemudi) speedboat,” kata Reihana, saat dihubungi, Selasa (8/9).

Menurut Reihana, warga Pesawaran itu adalah pemandu wisata lokal yang berada di Pantai Ketapang dan memandu wisatawan ke Pulau Pahawang serta Pulau Tegal Mas.

“Pasien dalam perawatan dan isolasi di RS Abdul Moeleok saat ini,” kata Reihana.

Pasien Covid-19

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, Reihana mengatakan hari ini selain ada penambahan pasien positif Covid-19 ada juga penambahan pasien sembuh/selesai isolasi selama 10 hari.

"Pasien sembuh tersebut 4 dari kota Bandarlampung, Lampung Utara 2 orang, 3 Lampung Barat,1 Lampung Tengah," katanya. 

Pasien sembuh tersebut pasien nomor 366, 370, 373 dan 371 dari Bandarlampung. Kemudian pasien nomor 369, 380 dari Lampung Utara, pasien nomor 382, 394, 395 dari Lampung Barat, lalu pasien 390 dari Lampung Tengah

Selain itu, ada penambahan juga pada Kasus Kematian sebanyak satu orang dari Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) sehingga total kumulatifnya 22 kasus.

"Sedangkan untuk tes swab di Provinsi Lampung saat ini sudah mencapai 8.454 spesimen dan yang positif 907. Tetapi untuk Selasa (8/9) yang tes swab ada 126 positif 22 orang," jelas Reihana.