Harga Bakso Sony Rp22 Ribu Bikin Pelanggan Kecewa

Gerai Bakso Sony Labuhan Ratu/ Tuti
Gerai Bakso Sony Labuhan Ratu/ Tuti

Manajemen Bakso Son Haji Sony menaikkan harga baksonya yang semula Rp20 ribu per porsi, sekarang Rp22 ribu per porsi. 


Salah satu karyawan di Gerai Bakso Sony Labuhan Ratu tepatnya di Jalan ZA Pagar Alam mengatakan kenaikan harga telah dilakukan sejak Kamis (13/10) lalu, karena untuk membayar pajak. 

"Baksonya kan masih Rp20 ribu, ditambah pajaknya Rp2 ribu. Kebijakan ini sudah dari hari Kamis lalu diterapkan," kata karyawan yang tidak ingin disebutkan namanya, Sabtu (16/10). 

Sebelumnya saat harga Bakso Sony masih Rp20 ribu per porsi, kata karyawan tersebut pajak dibayar oleh bosnya. Namun sekarang ditanggung oleh konsumen. 

"Kalau kemarin itu pak haji nya yang bayar pajak, jadi kalau sekarang langsung diambil dari pihak konsumennya," ujarnya. 

Tambahnya, terdapat dua alat cash register yang digunakan. Satu alat cash register untuk mencatat penjualan makanan frozen, dan satu tapping box untuk mencatat makanan cepat saji. 

"Kalau makan cepat saji itu menggunakan tapping box, sedangkan makanan frozen itu menggunakan cash register sendiri yang terhubung ke pusat," jelasnya. 

Walaupun harga Bakso Sony naik, pelayanan setia Bakso Sony tetap datang bersama keluarga untuk memanjakan lidah di sana. 

"Karena enak, walaupun agak mahal tapi sesuai dengan rasanya. Tempatnya juga bersih, dan nyamanan. Banyak cabangnya juga yang bisa ditemui dimana-mana," kata warga Natar pelanggan setia Bakso Sony, Rohmah. 

Namun, ia cukup kecewa atas kebijakan Bakso Sony yang menaikkan harga, dari yang semula Rp18 ribu per porsi, naik jadi Rp20 ribu, dan tambah naik lagi jadi Rp22 ribu per porsi. 

"Semenjak disegel ada kenaikan Rp20 ribu. Saya pikir itu kenaikan untuk pajak, tapi ternyata sekarang makin naik lagi jadi Rp22 ribu. Agak kecewa juga naiknya lumayan," ujarnya.