Harga BBM Naik, Nelayan Bandar Lampung Kesulitan Melaut

Nelayan di Kota Bandar Lampung/Tuti
Nelayan di Kota Bandar Lampung/Tuti

Nelayan di Lempasing Kota Bandar Lampung merasa kesulitan melaut akibat harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mengalami kenaikan harga. Tercatat harga solar dari Rp5.150 menjadi Rp6.800 per liter. 


Salah satu nelayan, Adi mengaku makin kesulitan untuk mendapatkan solar. Pasalnya ia membeli solar dari orang kedua, karena adanya larangan membeli solar di SPBU untuk nelayan. 

"Iya kita enggak boleh beli di SPBU jadi beli sama orang. Harga kemarin saja saya belinya Rp8 ribu per liter, bagaimana kalau harganya naik sekarang," kata Adi, Selasa (6/9). 

Biasanya ia dibutuhkan sekitar 150 hingga 200 liter untuk keperluan lima hari di laut. Tentunya dengan naiknya harga BBM akan mempersulitnya. Karena terkadang pendapat tidak sesuai dengan pengeluaran. 

"Biasanya kita tuh mengantongi satu juta rupiah, sekarang Rp500 ribu saja sudah. Karena belanja semakin besar, pendapatan semakin kecil," ujarnya.

Sementara itu, nelayan lainnya Lutfi mengaku selama harga BBM belum naik saja ia merasa kesulitan mendapatkan bahan bakar, apalagi sekarang sudah naik.

"Pemerintah ini harus memikirkan nelayan, jangan mempersulit. Kalau emang mau naikan harga iya udah, tapi barangnya juga diperhatikan," jelasnya.