Harga dan Permintaan Semangka di Wonosobo Meningkat

Petani semangka di Wonosobo/ Zairi
Petani semangka di Wonosobo/ Zairi

Petani semangka di Wonosobo, Tanggamus bisa bernapas lega. Pasalnya harga jual di tingkat petani lumayan tinggi, serta permintaan konsumen di bulan ramadan semakin meningkat.


Suwandi, petani buah semangka madu asal Pekon Sridadi Kecamatan Wonosobo mengatakan, meski hasil panen sedikit berkurang disertai buah semangka yang kurang besar akibat kemarau, tapi mereka bisa senang karena harga jual di tingkat petani stabil.

"Harga jual lumayan tinggi di tingkat petani saja Rp5 ribu per kilogram, jauh dibandingkan harga saat panen tahun lalu, yang hanya Rp 2 ribu per kilogram," jelas Suwandi kepada Kantor Berita RMOLLampung.

Namun menurut Suwandi, yang masih menjabat kepala Pekon Sridadi itu, dirinya mengeluarkan dana tambahan untuk melakukan penyiraman setiap hari guna mengantisipasi layunya batang hinga panen.

Meski sudah dilakukan penyiraman setiap hari namun buah semangka madu masih banyak yang kecil, jika pada cuaca normal buah semangka tersebut berukuran jumbo. 

Suwandi menuturkan, sebelum dirinya menjadi kepala pekon, pekerjaannya sebagai petani dan pedagang yang masih dilakoni sampai saat ini, namun saat ini dikurangi waktunya hanya setelah libur dan saat pulang kantor.