Harga Minyak Goreng di Pasar Tradisional Bandar Lampung Naik

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol/ Tuti
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol/ Tuti

Harga minyak goreng di Pasar Tradisional Bandar Lampung mengalami kenaikan. Di Pasar Pasir Gintung harga minyak goreng Rp 17 ribu per liter sebelumnya hanya Rp 15 ribu per liter. 


"Kalau yang ukuran 2 liter harganya Rp 36 ribu, sebelumnya Rp 27-29 ribu," kata Parno pedagang sembako, Rabu (17/11). 

Hal sama disampaikan Andi, pedagang Pasar Tugu itu mengaku jika harga minyak goreng telah naik sejak 2 minggu lalu. 

"Sebelumnya Rp 15 ribu per liter, sekarang Rp 18 ribu per liter. Kalau Bimoli sekarang Rp 35 ribu yang tadinya Rp 30 ribu," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol mengatakan kenaikan harga minyak terjadi secara merata di Indonesia, hal ini dikarenakan kurangnya bahan baku untuk memproduksi minyak. 

"Sehingga distributor minyak goreng disesuaikan oleh pemerintah pusat karena stok minyak yang kurang," ujarnya. 

Walaupun begitu, pihaknya telah berupaya untuk meningkatkan stok dengan melakukan koordinasi dengan penyuplai minyak goreng, dan mereka siapa menyuplai permintaan Kota Bandar Lampung. 

"Kita sudah berkoordinasi dengan Sinar Mas dan Bumi Waras. Stok ini kaitannya dengan pusat, jadi mereka berupaya untuk menyelaraskan dengan stok yang ada," jelasnya. 

Lanjutnya, ketika diperlukan pihaknya akan menggandeng pemerintah provinsi untuk mengadakan pasar murah. 

"Jika program pusat sampai di Kota Bandar Lampung dengan minyak goreng Rp 14 ribu, maka ia siap untuk menyesuaikan itu, dan mendistribusikan itu dengan melakukan operasi pasar," ujarnya.