Harga Naik, Permintaan Daging Sapi di Bandar Lampung Anjlok 30 Persen

RPH Z-Beef Indonesia/ Ist
RPH Z-Beef Indonesia/ Ist

Naiknya harga daging sapi mencapai Rp135 ribu per kilogram membuat turunnya permintaan daging di Kota Bandar Lampung. Penurunan tersebut mencapai 30 persen. 


Pemilik RPH Z-Beef Indonesia, Tampan Sudjarwadi mengatakan naiknya harga daging sapi dari produsen membuat permintaan daging menurun. 

"Serapan atau daya beli daging sapi masyarakat berkurang. Kurang lebih 30 persen turun," kata Tampan Sudjarwadi kepada Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (1/3). 

Menurutnya, kenaikan harga daging sapi dipicu dengan naiknya harga sapi hidup di Australia. Sehingga pedagang daging otomatis menyesuaikan harga beli dan menarik harga jual ke konsumen. 

"Saat ini harga sapi hidup naik Rp51-53 ribu per ekor. Sementara daging sapi kita jual Ro125-130 ribu per kilogram," ujarnya. 

Lanjutnya, kenaikan harga akan berlangsung hingga Idul Fitri, namun harganya harapannya tetap stabil diangkat Rp130 per kilogram. 

"Lampung inikan lumbung sapi, jadi harapnya Bandar Lampung sebagai ibu kota punya kuota. Sehingga tidak terjadi kelangkaan daging," jelasnya.