Hari Ketiga OZK, Polres Tanggamus Tindak Puluhan Pelanggar

OZK yang digelar Satlantas Polres Tanggamus/Humas Polres Tanggamus
OZK yang digelar Satlantas Polres Tanggamus/Humas Polres Tanggamus

Sejumlah pelanggar lalu lintas terjaring razia Operasi Zebra Krakatau (OZK) 2020 ditindak Satlantas Polres Tanggamus dalam 3 hari operasi sejak 26-28 Oktober 2020.


Dikatakan Kasatlantas Iptu Rudi, penindakan dilaksanakan melalui teguran hingga tilang.

"Penindakan selama 3 hari Operasi Zebra sebanyak 160 dengan perincian tilang 28 pelanggar dan 132 teguran," kata Iptu Rudi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Menurut Kasat, pelanggar lalu lintas yang ditindak menggunkan tilang di dominasi oleh pelanggar sepeda motor tidak menggunakan helm dan melawan arus. Kemudian kendaraan roda empat di dominasi.

"Penindakan pelanggar helm 19, melawan arus 6 dan sabuk pengaman 3," ujarnya.

 Kasat menjelaskan dalam operasi ini mengedepankan giat preemtif dan preventif disertai penegakan hukum secara persuasif dan humanis, sehingga menurunnya pelanggaran dan lakalantas serta terwujudnya Keamaman Keselamatan Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).

Adapun sasaran OZK antara lain penggunaan helm, kendaraan melawan arus dan kendaraan bak terbuka memuat orang. Selain itu penerapan protokol kesehatan, pakai masker dan membawa hand sanitizer.

"Kami juga akan memberikan sangsi kepada pengguna jalan yang tidak tertib berlalu lintas juga untuk memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat," jelasnya.

Kesempatan itu Kasat menghimbau masyarakat untuk terus tertib dalam berlalu lintas dan tertib protokol kesehatan (Prokes) sebagai pencegahan serta memutus mata rantai Covid-19.

"Patuhi peraturan lalu lintas agar tidak ditilang. Patuhi protokol kesehatan agar tidak tertular Covid-19," himbaunya.