Heboh, Beras Dana APBD Ditulis "Bantuan Wali Kota Drs. H. Herman HN, MM"

Heboh, media siber ramai-ramai mengkritisi 400 ton beras bantuan untuk 80 ribu KK dari dana APBD Kota Bandarlampung yang kemasannya ditulis: Bantuan Walikota Drs. H. Herman HN, MM.




Heboh, media siber ramai-ramai mengkritisi 400 ton beras bantuan untuk 80 ribu KK dari dana APBD Kota Bandarlampung yang kemasannya ditulis: Bantuan Walikota Drs. H. Herman HN, MM.

Ada anggota legislatif yang menilai tak pantas karena beras tersebut bukan bantuan dari kantong pribadi wali Kota Bandarlampung itu, tapi diambil dari dana APBD.

Kepala Dinas Sosial Kota Bandarlampung, Tole Dailami kepada Kantor Berita RMOLLampung membenarkan bahwa pembelian 400 ton beras dari APBD Kota Bandarlampung.

[caption id="attachment_39329" align="alignnone" width="472"] Beras bertulisan 'Bantuan Wali Kota Bandarlampung Drs. H. Herman HN, MM/Ist[/caption]

"Pak Wali juga sudah buat pernyataan bahwa beras teesebut dari dana APBD. Semua koran juga sudah memberitakan," kata Tole Dailami lewar telepon genggam, Selasa (21/4).

Soal siapa yang memerintahkan atau menggagas kemasan bertuliskan "Bantuan Wali Kota Bandarlampung Drs.H. Herman HN, MM" belum jelas hingga kini.

Tole Dailami mengaku tidak tahu munculnya kemasan yang bertuliskan "Bantuan Wali Kota Bandarlampung Drs. H. Herman HN, MM."

Alih-alih menjelaskan, dia malah mengungkapkan jika sempat kesulitan memeroleh karung kemasan lima kilogram beras dari Bulog.

"Bulog, kemarin, gak ada tu kemasan itu yang 5 kg. Mereka adanya yang 50 kg, sama 10 kg yang siap. Kalau mau yang 5 kg, harus pesan dulu, prosedurnya lama," ujarnya.

Herman HN yang memerintahkan Dinas Pertanian untuk menyediakan karung tersebut, katanya.

Menurutnya, Dinas Pertanian sempat kebingungan mencari karung 5 kg. "Karena inikan serentak, seluruh Indonesia itu cari karung 5 kg semua. Gak mungkinkan dijejer-jejerin pakek bungkus kardus nanti pecah," jelasnya

Akhirnya kata Tole Dailami, Dinas Pertanian memesan karung tersebut kepada petani binaan. "Karungnya itu pesan karena Dinas Pertanian punya cannel binaan petani," ujarnya.