Herman HN Tambah Poin Pilkada Dalam Perwali 25/2020

Herman HN/RMOLLampung
Herman HN/RMOLLampung

Pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Bandarlampung tidak lagi mengacu pada Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 18, melainkan Perwali nomor 25 tahun 2020.


Herman HN mengatakan yang membedakan antara Perwali sebelumnya adalah adanya penambahan poin Pilkada.

"Bagimana agar tidak terciptanya klaster baru, yang kena Covid-19 bisa menurun dan kita harus sadar menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak," kata Herman HN, Rabu (14/10).

Perubahan Perwali nomor 25 tahun 2020 ditetapkan pemerintah setempat sejak 25 September lalu, yang ditandatangani oleh Walikota Bandar Lampung, Herman HN dan Sekretaris kota, Badri Tamam.

Berikut aturan perwali tentang pilkada, pertemuan terbatas serta pertemuan tatap muka dan diselenggarakan oleh Partai Politik atau Gabungan tim kampanye dengan ketentuan sebagai berikut: 

Pertama, dilaksanakan dalam ruangan, gedung atau tenda dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, kemudian kegiatan kampanye maksimal tiga kali pada tiap kelurahan pada masa kampanye, dan jangka waktu kampanye maksimal 30 menit pada tiap titik lokasinya.

Lalu membatasi jumlah peserta yang hadir paling banyak 50 orang, tidak diperkenankan kegiatan tatap muka dari rumah ke rumah atau door to door. Selanjutnya, dalam pelaksanaan kampanye gugus tugas covid-19 tingkat Kecamatan dan Kelurahan wajib memantau jalannya kampanye pasangan calon. Dan tentunya setiap pertemuan mengumpulkan massa harus ada izin dari gugus tugas covid-19.

Adapun pelanggaran terhadap pelaksanaan peraturan ini dikenakan sanksi administratif dan daya paksa polisional. 

Sanksi Administratif berupa teguran lisan, teguran tertulis, penghentian sementara kegiatan, penghentian tetap atau pembubaran kegiatan, pencabutan sementara izin sampai pencabutan tetap izin.

Sementara sanksi daya paksa polisional meliputi membersihkan fasilitas umum seperti menyapu jalan dan memungut sampah, menyanyikan lagu Nasional, melakukan push-up dan mengucapkan janji tidak akan melanggar lagi.