Hikayat Minyak Goreng (Episode 2)

PAUS Sastra Lampung, Isbedy Stiawan/ Ist
PAUS Sastra Lampung, Isbedy Stiawan/ Ist

ISTRIKU bertanya, siapa yang

bermain dengan minyak goreng

- memainkan minyak goreng -

sedang tanah air subur ini 

masih banyak lahan sawit,

nyiur masih berdendang?

PAUS Sastra Lampung, Isbedy Stiawan/ Ist

aku teringat diskusi di KGM

sore kemarin bersama teman;

ini semua permainan obligasi

untuk menaikkan kekuasaan 

di hadapan penguasa dan politisi

"lihatlah, partai politik berlomba 

helar pasar murah, bagibagi

gratis minyak goreng. begitupun

penguasa. artinya minyak goreng

tak langka, bukan?" katanya.

ia meyebut permainan ini adalah

biadab! saatnya kita boleh menulis

babi atau anjing. setelah istilah 

kadrun, unta, biawak, kawasan 

jin buang...

ia tak meneruskan. bicara lain, waktunya

para ibu boikot segala urusan politik;

pemilu yang katanya mensejahterakan

istriku merebus singkong, padahal

aku suka singkong goreng. "kau mau 

boikotku? aku lebih dulu!" bentaknya

RUANG Isbedy Stiawan ZS , 12 Maret 2022