Hindari Faksi, Alasan Golkar Sepakati Lodewijk Jadi Wakil Ketua DPR RI

Lodewijk F. Paulus/RMOL
Lodewijk F. Paulus/RMOL

Selangkah lagi, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk F. Paulus akan mengisi kursi Wakil Ketua DPR RI yang kosong usai ditinggalkan Azis Syamsuddin.


Ketua DPP Partai Golkar Firman Soebagyo mengatakan, sejumlah pertimbangan tentu sudah dilakukan. Salah satunya, kedekatan Lodewijk dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

"Sekjen sama ketua umum itu kayak suami istri, sangat dekat," ujar Firman Soebagyo di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Senin (27/9).

"Selain itu, kata Firman, sejak menjadi Sekjen Partai Golkar, Lodewijk selalu berada dalam garis yang sama dan tidak pernah menuntut apapun pada ketua umum.

"Pak Sekjen itu kan memang orangnya gitu, Pak Sekjen ini kan seorang jenderal bintang 3, yang orangnya itu manut saja itu," terangnya. 

Selain itu, lanjut Firman, dipilihnya Lodewijk juga untuk menghindari adanya faksi di internal partai. Dia tidak memungkiri ada kader lain yang berkeinginan menjadi Wakil Ketua DPR RI.

"Partai kan harus bisa mereduksi kemungkinan internal jangan sampai ada faksi, yang berkeinginan kan ada," pungkasnya.