Hingga Juli 2022 Tercatat 60 Kasus Kebakaran, Begini Imbauan BPBD Bandar Lampung

Kepala BPBD Bandar Lampung, Syamsul Rahman/Tuti
Kepala BPBD Bandar Lampung, Syamsul Rahman/Tuti

BPBD Kota Bandar Lampung mencatat ada 60 kasus kebakaran selama Januari hingga Juli 2022. Pokok benda yang terbakar yakni 35 bangunan penduduk, 1 bangunan industri, 3 kendaraan, dan 51 lain-lain.


Kepala BPBD Bandar Lampung, Syamsul Rahman mengatakan kebakaran tahun ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Seperti kebakaran di Kota Karang yang menghabiskan 24 rumah, di Kangkung membakar 8 rumah. 

"Tahun 2020 ada 102 kasus, namun kebakaran relatif kecil. 2021 menurun 77 kasus dan 2022 ada 60 kasus dengan kebakaran cukup besar," kata Syamsul Rahman saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/7). 

Atas kasus kebakaran yang sering terjadi, Syamsul mengimbau kepada masyarakat untuk mengecek listrik dan kompor gas saat ingin meninggalkan rumah. Pastikan dalam kondisi telah mati. 

"Jangan sampai hidup, apalagi colokan listrik yang ditumpuk itu juga riskan terbakar karena kemampuan kabel ada batasnya. Gunakan kabel sesuai standar SNI," ujarnya. 

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengaktifkan kembali ronda di kampung. Sementara untuk daerah padat direncanakan untuk dilakukan sosialisasi pencegahan kebakaran. 

"Kedepannya akan kita siapkan tabung, tapi kita latih dahulu. Karena akan percuma jika ada tabung namun tidak ada yang bisa menggunakan," jelasnya. 

Diketahui rincian kasus kebakaran tahun 2022. Januari 6 kasus, Februari 7, Maret 12, April 9, Mei 13, Juni 5, Juli 8.