Humanika Tak Yakin Arinal Mampu Biayai Kampanye Spektakulernya


RMOLLampung. Humanika tak yakin Arinal Djunaidi mampu membiayai kampanyenya yang terbilang spektakuler : dua kampanye akbar, 60 kampanye terbatas dan 456 kampanye dialogis.
Setiap kampanye membutuhkan atribut seperti kaos, APK, door price, biaya tim pemenangan, biaya relawan, dan biaya lainnya, kata Ketua LSM Humanika Basuki.
Belum lagi, kata Basuki, kampanye Arinal-Nuniek beberapa kali mengundang artis terkenal dan ustad kondang, seperti Dewi Persik, Via Vallen, dan Ustadz Solmed.
Hal itu, katanya, tidak sesuai dengan PKPU, Pasal 5, ayat 3, huruf a yang mengatur tentang batasan sumbangan dana kampanye dan PKPU No. 71 ayat 1 dengan membagikan uang kepada massa setiap kampanye.
Oleh karena itu, pihaknya meminta agar Bawaslu Lampung memanggil Purwanti Lee untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan telah mensponsori paslon nomor urut tiga.
Kedua, Bawaslu dapat memanggil pasangan calon Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim untuk melaporkan biaya kampanye dari penetapan hingga saat ini pertanggal 7 April 2018.
Ketiga, Humanika meminta agar Bawaslu membentuk tim investigasi untuk mengaudit dana kampanye kepada akuntan publik yang dimulai dari penetapan paslon hingga sampai hari ini.
Bawaslu adalah lembaga yang secara absolut berwenang menangani pelanggaran UU Pilkada yang ditangani dengan mekanisme Perbawaslu 14 Tahun 2017.
Oleh karena itu, katanya, rekomendasi norma pasal 139 UU I tahun 2015 bersifat mengikat dan wajib ditindaklanjuti oleh KPU Provinsi/kabupaten/kota. [hms]