HUT Bhayangkara Ke-76, Polres Tanggamus Beri Bantuan Pada Lansia di Talang Padang

Polres Tanggamus memberikan bantuan kepada keluarga lansia di Talang Padang/istimewa
Polres Tanggamus memberikan bantuan kepada keluarga lansia di Talang Padang/istimewa

Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-76, Polres Tanggamus memberikan bantuan kepada lansia di Dusun Bandongan, Pekon Talang Padang Kecamatan Talang Padang, Jumat (24/6).


Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi mengatakan, pihaknya memberikan bantuan berupa bahan pokok, alat rumah tangga hingga uang tunai serta tali asih Kapolda Lampung Irjen Pol Drs Hendro Sugiatno kepada Rahma (69) dan Heriyanto (40).

Kapolres Tanggamus mendatangi langsung rumah penerima didampingi Kapolsek Talang Padang Iptu Bambang Sugiono, Kasi Humas Iptu M. Yusuf, dan Kepala Pekon Talang Padang Rizal Saleh. 

Setibanya di kediaman Rahma yang masih terbuat dari geribik bambu itu, rombongan disambut anak tertua Rahma yakni Andi Irawan. Kediaman keluarga itu berada di pinggir sungai yang kumuh dengan sanitasi kurang baik dan tertutup pohon bambu yang rimbun. 

Kapolres AKBP Satya Widhy Widharyadi menyampaikan keprihatinannya juga organisasi Polri khususnya Polda Lampung dan Polres Tanggamus yang ingin membantu meringankan beban keluarga tersebut.

"Atas dasar kepedulian dan slogan Jiwaku Penolong bapak Kapolda Lampung, kami menyerahkan bantuan ala kadarnya dan bantuan pengobatan yang dititipkan melalui kami untuk ibu Rahma," kata AKBP Satya Widhy Widharyadi. 

Kapolres mengatakan, pihaknya berharap Rahma dan Heriyanto yang sakit dapat segera sembuh seperti sediakala serta pihak terkait dapat mengambil langkah terbaik.

Sementara itu, Andi Irawan yang selama ini mengurus keluarga tersebut sendirian mengaku sangat berterima kasih atas kedatangan dan bantuan Kapolres Tanggamus.

Andi menjelaskan bahwa Rahma menderita sakit karena faktor usia, sementara adiknya, Heriyanto mengalami sakit liver. 

Kakon Rizal mengaku, pihaknya sudah membuatkan BPJS khusus warga prasejahtera sehingga diharapkan Rahma dan Heriyanto mendapatkan perawatan yang baik ke depannya.

"Untuk BPJS gratis sudah sudah selesai dan sudah aktif sehingga dapat dipergunakan. Kami juga sudah mengajukan ke dinas PUPR untuk mendapat bantuan RTLH. Alhamdulillah juga rumah Rahma masuk dalam program tersebut," tutupnya. 

Diketahui, Rahma hanya tidur di atas kasur lapuk di rumahnya. Ia tak bisa makan sendiri dan harus disuapi. Untuk mandi cuci kakus juga harus digendong. 

Sementara itu, Heriyanto yang mengalami sakit liver dengan kondisi kaki bengkak hanya dapat duduk selonjor. Pasalnya, jika tidur badannya akan sakit.