IDEA, Perusahan Pertama dari Metro yang Tembus BEI, Kadin Apresiasi 

Peresmian dan syukuran IDEA masuk BEI/Ist
Peresmian dan syukuran IDEA masuk BEI/Ist

PT Idea Indonesia Akademi Tbk (IDEA) yang dirintis pada 9 September 2009 sebagai Lembaga Kursus dan Pelatihan kini menjadi perusahaan di Metro pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).


IDEA mengadakan peresmian dan syukuran pencatatan saham perdana dengan mengundang para stakeholder di Aidia Grande Hotel, Metro, Kamis (9/9) malam. 

Perayaan ini tepat di hari jadi IDEA yang ke-12 tahun. IDEA adalah perusahaan pertama bidang jasa pendidikan vokasi (bidang perhotelan, kuliner, pastry - bakery dan ekonomi kreatif) di Indonesia bahkan di dunia, yang tercatat di Pasar Saham Indonesia. 

Hadir pada acara itu mewakili Ketua Umum Kadin Lampung Muhammad Kadafi, yaitu Yuria Putera Tubarad Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Romi Junanto Utama Wakil Ketua Umum Bidang UMKM dan e-commerce, Irfan Gani Wakil Ketua Umum Bidang Perbankan dan Keuangan.

Irfan Gani mengatakan, IDEA bisa menjadi contoh perusahaan untuk merealisasikan rencana bisnisnya melalui BEI. 

"Karena ketersediaan modal oleh masyarakat yang sifatnya kepesertaan dengan saham, semakin maju perusahaan nilai sahamnya semakin meningkat. Pemilik saham juga lebih sejahtera," ujarnya. 

Namun, lanjut Irfan, proses untuk bisa listing di bursa saham tidak mudah. Perusahaan tersebut harus lebih transparan, akuntabel, memiliki responsibility, independen, dan fairness. 

Sehingga perusahaan yang sudah masuk bursa saham, perusahaannya lebih memperhatikan memanajemen resiko dan lebih punya tanggung jawab menjaga stabilitas turbolensi perusahan karena dimiliki masyarakat banyak, dan bisa menyebabkan nilai sahamnya turun.

"Sehingga tidak berlebihan kalau Kadin mendorong para pelaku usaha bisa terbuka (melantai di BEI). Kami harap, perusahaan ini bisa menginspirasi UMKM dan kelas menengah bisa mencari modal di luar alternatif perbankan," kata dia. 

"Tentu pertimbangannya adalah prospek dan masa depan perusahaan tersebut. Persyaratan untuk BEI sudah dimulai sehingga ketika diaudit bisa terpenuhi dan dapat diizinkan oleh OJK untuk melantai di BEI," pungkasnya.