Ikuti Pusat, Pemkot Bandar Lampung Siap Hapus Tenaga Honorer

Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net

Rencana penghapusan tenaga honorer pada 2023 akan diikuti oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung. Namun tahun ini, tenaga honorer masih dibutuhkan. 


"Kita ngikutin pusat, tapi sampai 2022 ini belum. Kita lihat masih dibutuhkan tenaga honorer," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bandar Lampung Herliwaty, Kamis (20/1).

Menurutnya, perlu dimaklumi jika PNS golongan 1 di Bandar Lampung cukup sedikit. Sehingga beberapa OPD masih membutuhkan seperti dinas lingkungan hidup, dinas pekerjaan umum, dinas perdagangan dan lainnya. 

"Di Pol PP tenaga honorer sekitar 1050, tenaga honorer tukang sapu 500an. Totalnya kisaran 5 ribuan tenaga honorer," ujarnya. 

Kalaupun tenaga honorer diangkat P3K, kata Herliwaty harus punya gelar sarjana, tidak ada golongan lebih rendah lagi. Namun semua kebijakan akan dibicarakan dengan wali kota dan pusat. 

"Kalau mau diangkat P3K gajinya ada standarnya, kalau tenaga honorer hanya Rp 2 juta, sementara P3K Rp 3 juta. Kondisi pasca Covid-19 keuangan juga menurun," jelasnya.

Diketahui, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan status pegawai pemerintah mulai 2023 nanti hanya ada dua jenis. Yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), di mana keduanya disebut Aparatur Sipil Negara (ASN). Sementara tenaga honorer dihapuskan.