Impor Lampung Bulan Mei Anjlok Hingga 98,8 Juta Dolar AS

Data golongan barang impor utama yang mengalami penurunan pada bulan Mei tahun 2021/Ist
Data golongan barang impor utama yang mengalami penurunan pada bulan Mei tahun 2021/Ist

Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung menyebutkan nilai impor pada Mei 2021 anjlok sekitar 98,80 juta dolar Amerika Serikat dibandingkan April 2021 yang tercatat 220,27 juta dolar Amerika Serikat.


"Nilai impor Lampung pada Mei 2021 mencapai 121,47 juta dolar Amerika Serikat mengalami penurunan sebesar 98,80 juta dolar Amerika Serikat (turun 44,85 persen) dibandingkan April 2021 yang tercatat 220,27 juta dolar Amerika Serikat," kata Kepala BPS Provinsi Lampung Faizal Anwar, Kamis (1/7).

Penurunan impor tersebut dipicu  oleh kencangnya isu permasalahan konflik yang terjadi di Lampung, mulai dari penanganan pandemi Covid-19 hingga permasalahan lainnya yang  memberikan dampak signifikan terhadap neraca perdagangan dalam dan luar negeri.

Golongan barang impor utama yang  mengalami penurunan tersebut yakni gula dan kembang gula turun 11.18 persen yang semulanya 63.47 persen , binatang hidup turun 10.26 persen semulanya 135.49 persen.

Lalu, ampas/sisa industri makanan turun 19.47 persen yang pada awalnya mencapai 30.76 persen, bahan kimia organik turun 1.18 persen semulanya 19.00 persen, besi dan baja turun  32.58 persen semulanya 32.93 persen.

Sedangkan, untuk negara pemasok barang impor ke Provinsi Lampung pada bulan Mei 2021 adalah Australia 43.02 juta dolar Amerika Serikat, Tiongkok 18,4 juta dolar Amerika Serikat dan  India 9.91 juta dolar Amerika Serikat serta Argentina 9.21 juta dolar Amerika Serikat.

"Lalu Belarusia 4.49 juta dolar Amerika Serikat, Amerika Serikat 17.32 juta dolar Amerika Serikat, Malaysia 4.17 juta dolar Amerika Serikat, Kanada 4.08 juta dolar Amerika Serikat, Thailand 1.52 juta dolar Amerika Serikat dan Brazil 1.35 juta dolar Amerika Serikat," tutupnya.