Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Lampung 2022 Capai 70,45 Persen 

Statistisi Ahli Muda BPS Lampung, Tribuana Kartikasari/Ist
Statistisi Ahli Muda BPS Lampung, Tribuana Kartikasari/Ist

Indeks pembangunan manusia (IPM) Lampung pada 2022 mencapai 70,45 atau tumbuh 0,79 persen dibandingkan capaian 2021. Provinsi Lampung kini berada pada status capaian pembangunan manusia tinggi setelah sebelumnya berstatus sedang. 


Statistisi Ahli Muda BPS Lampung, Tribuana Kartikasari mengatakan kemajuan pembangunan manusia dapat dilihat dari kecepatan IPM yang menggambarkan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pembangunan manusia dalam suatu periode, dan status IPM yang menggambarkan level pencapaian pembangunan manusia dalam suatu periode. 

“Perkembangan IPM Lampung berdasarkan umur harapan hidup saat lahir mencapai 70,99 tahun atau meningkat 0,26 tahun dibandingkan 2021, artinya bayi yang baru lahir di tahun 2022 memiliki peluang hidup mencapai 70,99 tahun,” kata Tribuana Kartikasari, Selasa (15/11). 

Berdasarkan dimensi pendidikan ada dua indikator yakni rata-rata lama sekolah 8,18 tahun atau naik 0,10 tahun yang artinya untuk penduduk usia 25 tahun ke atas di Provinsi Lampung secara rata-rata telah mencapai pendidikan 8,18 tahun. Lalu indikator kedua harapan lama sekolah 12,74 tahun naik 0,01 tahun yang menggambarkan usia 7 tahun ke atas di Lampung memiliki peluang melanjutkan sekolah selama 12,74 tahun. 

Kemudian dimensi ekonomi pengeluaran per kapital per tahun yang disesuaikan Rp10,336 juta atau naik Rp298 ribu (2,97 persen). 

“Dapat disimpulkan bahwa IPM Lampung disebabkan oleh peningktan pada semua dimensi IPM, baik kualitas kesehatan, pendidikan, maupun pengeluaran per kapital yang disesuaikan,” ujarnya. 

Lebih lanjut, Tribuana menjelaskan status pembangunan manusia di kabupaten/kota tahun 2022, IPM tertinggi tercatat di Kota Bandar Lampung sebesar 78,01 dengan status tinggi dan IPM terendah yakni Kabupaten Mesuji dengan 64,94 dengan status sedang. 

“Jika dilihat secara keselurahan Bandar Lampung, Metro, Pringsewu, Lampung Tengah dan Lampung Timur berada pada kelompak status IPM tinggi, dan 10 kabupaten lainnya yakni Lampung Barat, Tanggamus, Lampung Selatan, Lampung Utara, Way Kanan, Tulang Bawang, Pesawaran, Mesuji, Tulang Bawang Barat, dan Pesisir Barat,” jelasnya.