Indikasi Penyimpangan Dana Desa Dilaporkan ke Kejari Pringsewu

Indikasi Penyimpangan Dana Desa Dilaporkan ke Kejari Pringsewu/Ist
Indikasi Penyimpangan Dana Desa Dilaporkan ke Kejari Pringsewu/Ist

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu telah menerima laporan adanya indikasi Fiktif dan Mark-Up Dana Desa Pekon Ambarawa Timur Kecamatan Ambarawa. 


Laporan itu diterima Kasubsi Informasi dan Teknologi Kejari Pringsewu Bambang Mardiansyah, Senin( 20/9). 

Kepala Pekon Ambara Timur Rokhmat di laporan oleh masyarakat ke kejari karena disinyalir telah melalukan penyimpang Anggaran Dana Desa 2018-2021.

"Ya laporan ini sudah kami terima dan segera kami pelajari dan dalami terkait adanya indikasi Fiktif dan Mark Up dalam penggunaan Dana Desa yang dilakukan Rokhmat Kepala Pekon Ambarawa Timur," kata Bambang. 

Dia juga mengatakan, jika nanti memang ada penyimpang maka itu sebagai pintu masuk juga untuk membongkar indikasi-indikasi penyimpangan lainnya.

"Untuk Item lain nanti akan pasti akan terkuak dengan sendiri nya, dan kami dari pihak Kejaksaan Negeri Pringsewu Akan memeriksa terlebih dahulu Dana Desa yang terindikasi Fiktif," katanya.

"Jika nanti setelah kami melakukan pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan, ditemukan adanya indikasi penyimpangan anggaran Dana Desa, maka akan kami proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," timpalnya.

Sementara itu salah satu perwakilan dari masyarakat Pekon Ambarawa Timur, berharap aparat penegak hukum dalam hal ini Kejari Pringsewu benar serius dalam menindaklanjuti adanya indikasi penyimpangan Dana Desa yang ada di Pekon Ambarawa Timur.

"Kami mengucapkan terimakasih kasih kepada Kejari Pringsewu, telah menerima laporan kami, namun kami berharap agar laporan tersebut segera dipelajari dan di dalami, jangan hanya menjadi berkas saja namun tidak ada tindak lanjutnya," ujarnya.