Indikasi Tak Netral, Pj Kakon Diproses Inspektorat-Tapem Tanggamus

Inspektorat Tanggamus angkat bicara terkait dugaan keterlibatan Bazari selaku Penjabat (Pj) Kepala Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan Barat, pada sosialisasi bakal calon kepala pekon.


Baca: Pj Kakon Umbar Terindikasi Terlibat Sosialisasi Bakal Calon

Sekretaris Inspektorat Tanggamus, Gustam, kepada Kantor berita RMOLLampung menjelaskan, pihaknya akan mengumpulkan informasi dan mempelajari dulu.

"Kami akan coba pelajari dan telaah lagi, apakah informasi tersebut masuk salah satu kategori penyalahgunaan wewenang atau tidak," kata Gustam, Selasa (28/1).

Menurutnya, Inspektorat akan berkordinasi dengan Tata Pemerintahan Pekon (Tapem) terkait mekanisme dan jadwal pelaksanaan Pilkakon serentak April nanti.

"Apabila terbukti bersalah, Pj Kakon bisa dikenakan sanksi berdasarkan PP No 53 tahun 2010, tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), tapi untuk bakal calon itu kewenangan Tapem," jelasnya.

Kepala Bagian Tapem Wawan Harianto, melalui sambungan WhatsApp mengatakan, terkait dugaan ketidaknetralan Pj Kakon Umbar, akan ditindak lanjuti setelah mendapat laporan tertulis dari pihak kecamatan setempat.

"Untuk sanksi nanti kita lihat sejauh mana pelangarannya setelah kita panggil," jelasnya.

Sementara untuk sanksi terhadap balon sampai dengan saat ini belum ada, sebab belum ada pendaftaran.

"Saat ini tahapan masih pengusulan anggaran biaya dari panitia, dan verifikasi daftar pemilih. Untuk pendaftaran calon belum dimulai dan yang bersangkutan belum tentu ditetapkan menjadi calon," katanya.

RMOLLampung mencoba mengkonfirmasi Pj Kepala Pekon Umbar, Bazari melalui sambungan telepone 08526888xxxx. Namun, hingga berita ini diturunkan, nomor itu belum bisa dihubungi.