Ini Alasan Vaksinasi Tenaga Kesehatan Di Pesawaran Tidak Serentak

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran, Yasmin/ Rama Diansyah
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran, Yasmin/ Rama Diansyah

Pemberian vaksin di Kabupaten Pesawaran diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, namun tidak secara serentak.


Plt. Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan, Yasmin mengatakan vaksinasi kepada tenaga kesehatan dilaksanakan secara bergilir hal ini dilakukan guna mencegah reaksi tubuh yang dialami sesudah menerima vaksin.

“Ya yang kita takutkan jika diberikan vaksin dihari yang sama secara bersamaan akan timbul pula reaksi tubuh setelah vaksin secara bersamaan, hal ini tentunya akan menghambat nakes untuk memberikan pelayanan kepada pasien,” ujar Yasmin, Selasa (23/2)

Namun, hingga saat ini belum ada tenaga kesehatan yang mengalami efek samping dari vaksinasi atau KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

Setidaknya ada 30 tenaga kesehatan yang hari ini yang menerima vaksin di RSUD Pesawaran, pemberian vaksin ini diperuntukkan bagi tenaga kesehatan yang belum tuntas pada pemberian vaksin sebelumnya atau yang sebelumnya terkendala kondisi kesehatan. 

“Vaksin yang kita dapat pada penyaluran tahap pertama adalah 2640 dosis, yang diperuntukan bagi 1320 tenaga kesehatan dan sepuluh Forkopimda,” ujarnya.

Vaksin berikutnya diperuntukkan bagi pelayanan publik seperti TNI, Polri, Guru, PNS, OPD dan mereka yang melayani masyarakat seperti pedagang di pasar dan pegawai Indomaret.

Saat ini sedang dilakukan pendataan untuk vaksinasi gelombang selanjutnya yang kemungkinan akan dilaksanakan pada bulan maret sambil menunggu informasi dari pusat.