Ini Lima Panelis Debat Kandidat Wali Kota Bandarlampung

Tiga kandidat wali kota Bandarlampung paparkan visi misi/Ist
Tiga kandidat wali kota Bandarlampung paparkan visi misi/Ist

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandarlampung melaksanakan debat kandidat wali kota Bandarlampung di Hotel Sheraton, Bandarampung, Rabu (14/10).


Debat kandidat yang dimulai pukul 19.30 WIB sampai 21.30 ini menghadirkan lima panelis dari berbagai kalangan.

Mereka adalah Guru Besar UIN RIL, Prof. Hj Siti Fatimah dan Dr. Erina Pane, S.H dari UIN RIL. Kemudian Prof. Yulianto Wakil Rektor Bidang kemahasiswaan dan Alumni Unila.

Selanjutnya Dr. Hardi Santosa, S.Pd., M.Pd dan Mantan Ketua KPU Provinsi Lampung Dr. Nanang trengono.

Ketua KPU Bandarlampung Dedy Triyadi mengatakan, tema debat kandidat pertama ini adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah.

"Tujuan debat adalah menyebarluaskan program dan visi misi para calon untuk Bandarlampung," ujarnya saat membuka acara debat.

Debat ini berisi 6 segmen pertanyaan dan dimulai pemaparan visi dan misi pasangan calon dengan durasi waktu masing-masing selama dua menit.

Saat ini, masing-masing calon tengah menyampaikan visi misinya. Diantaranya, calon nomor urut 1 Rycko Menoza, nomor urut 2 Yusuf Kohar dan calon nomor urut 3 Eva Dwiana.

Selanjutnya, segmen kedua, para paslon menjawab pertanyaan pakar dengan durasi waktu selama satu setengah menit.

"Nanti diundi dari sepuluh pertanyaan masing-masing pasangan calon mengambil pertanyaan satu saja. Nanti dibacakan apa pertanyaannya terkait pendalaman visi misi selama 2 menit masing-masing calon," tambahnya.

Selanjutnya, segmen ketiga menjawab pertanyaan menggunakan audio visual dari panalis yang sudah direkam sebelumnya selama 1,5 menit.

Segmen keempat merupakan tanya jawab antar calon wali kota Bandarlampung dengan durasi waktu bertanya selama satu menit, menjawab dua menit, dan menanggapi selama satu menit dengan mengambil tema pertama meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Segmen kelima, tanya jawab antara calon namun dengan mengambil tema yang kedua yakni memajukan daerah.

Terakhir, segmen keenam yakni menjawab pertanyaan cepat dengan durasi waktu satu menit. Kemudian, ditutup dengan closing statement dari masing-masing calon selama satu menit.