Ini Prosedur Calon Jamaah Haji Jika Mau Tarik Setoran

Calon jamaah haji yang ingin mengambil biaya pelunasan, bisa mengajukan surat permohonan ke kantor kementerian agama kabupaten kota tempatnya mendaftar.


"Nanti seksi Penyelenggaraa Haji dan Umroh (PHU) kabupaten kota akan menverifikasi dan memvalidasi persyaratan seperti buku rekening, KTP, dan lembar setoran awal," jelas Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Lampung, Ansori kepada Kantor Berita RMOLLampung, Rabu (6/3).

Setelah diverifikasi dan divalidasi, Kepala kemenang kabupaten kota akan mengirimkan surat permohonan kepada direktur pelayanan haji dalam negeri. Nantinya akan di teruskan ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

"Setelah diproses akan diberikan SPM kepada bank yang menerima setorannya, untuk mentransfer atau mengembalikan serotan itu ke rekening yang bersangkutan," jelasnya.

Menurutnya, di Keputusan Menteri Agama nomor 494 sudah diatur, bagi jemaah haji yang sudah melunasi pada prinsipnya diharapkan tidak mengambil lagi sekoran. Supaya tidak repot lagi tahun depan untuk proses pelunasan ketika mau berangkat.

"Biaya pelunasan ini sebetulnya ada nilai manfaat dari hasil yang disimpan dan dikelola oleh BPK, dan manfaatnya akan diberikan kepada calon jemaah itu sendiri. Nilai manfaat akan diberikan 30 hari kerja sebelum kloter pertama di berangkat," ujarnya.

Diketahui, ada 6.693 calon jamaah haji asal Lampung yang ditunda keberangkatannya tahun 2020, lantaran wabah corona.