Inspektorat Bandar Lampung Akui Ketidaktahuan Kasus Dugaan Korupsi DLH 

Inspektur Bandar Lampung, Robi Suliska/Tuti
Inspektur Bandar Lampung, Robi Suliska/Tuti

Inspektur Kota Bandar Lampung, Robi Suliska mengaku belum mengetahui kasus dugaan korupsi retribusi sampah di Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pasalnya kasus tersebut terjadi dari 2019-2021, sementara ia baru menjabat inspektur 2022. 


"Saya liat dulu berkasnya karena saya baru masuk di 2022 ini, sementara temuan itu ada di 2019-2021," kata Robi Suliska, Rabu (31/8). 

Menurutnya, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung terkait kasus tersebut. Terlebih Kejati telah melakukan penyidikan.

"Kami tidak lagi melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan, karena proses ini sudah dilakukan pihak kejaksaan," ujarnya. 

Lanjutnya, ASN yang terlibat tindak pidana korupsi akan mendapatkan sanksi pemecatan. Namun saat ini masih menunggu proses hukum yang dilakukan Kejati Lampung.

"Kami hormati proses hukum yang sedang berjalan dan menunggu hasil pemeriksaan dari Kejati," jelasnya.