Inspektorat Investigasi Honor THL Dan Dana BOS SDN 1 Tiyuhmemon

Inspektorat Tanggamus melakukan investigasi ke SDN 1 Tiyuhmemon Kecamatan Pugung.


Pemeriksaan itu terkait Tenaga Harian Lepas (THL) 5 tahun mengabdi hanya dibayar Rp 200 ribu/3 bulan atau tak sampai Rp 70 ribu/bulan, dan realisasi pengunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

Di ruangan sekretaris, Inspektur Pembantu Wilayah (Irbanwil) 2, Nuripin menjelaskan, tim sudah melakukan pemeriksaan reguler dana BOS, SDN 1 Tiyuhmemon.

Menurutnya, pemeriksaan pengunaan dana BOS SDN 1 Tiyuhmemon, memang tidak masuk sampel, karena adanya pemberitaan media online terkait 3 pengajar berstatus THL, yang sudah 5 tahun mengabdi hanya diberi honor 200 ribu/ 3 bulan.

"Ini pemeriksaan reguler, baru sebatas klarifikasi belum meminta SPj nya, juga belum melihat SK Penugasan Pengajar di sekolah tersebut,” jelasnya, Rabu (29/7).

Dia mengatakan, dari hasil klarifikasi honor yang diterima M 200 ribu/3 bulan, sangat-sangat tidak layak, kalau dibandingkan dengan honor yang diterima kedua temannya Deka Salvia dan Deni Siska yaitu Rp500 ribu/bulan, apalagi Deni Siska yang merangkap sebagai driver antar jemput siswa dengan tambahan honor Rp 1,5 juta.

“Hasil pemeriksaan akan kita pelajari dulu, akan kita sampaikan keinspektur, nanti beliaulah yang akan memutuskan,” jelasnya.

Sekretaris Inspektorat mengatakan, sampai hari ini mereka belum menerima limpahan berkas dari Dinas Pendidikan.

Sebelumnya RMOLLampung akan mengkonfirmasi pemberkasan hasil pemeriksaan Kabid Ketenagaan Disdik Tanggamus.

Namun, Kadisdik tidak ada di ruangannya, via whatsapp belum dibalas. Sampai berita ini diterbitkan belum ada keterangannya.