Intip Chat Mendag Zulhas dan Ary Meizari Bahas Titip Keponakan Masuk Unila

Percakapan Ary Meizari Alfian dengan Zulkifli Hasan di Sidang Andi Desfiandi, Rabu (30/11)/Faiza
Percakapan Ary Meizari Alfian dengan Zulkifli Hasan di Sidang Andi Desfiandi, Rabu (30/11)/Faiza

Mentri Perdagangan yang juga Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan disebut mantan Rektor Universitas Lampung (Unila) menitipkan keponakannya, ZAG ke Fakultas Kedokteran Unila.


Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK membeberkan bukti chat percakapan Zulhas dan Ary Meizari Alfian di sidang perkara suap penerimaan mahasiswa baru Unila dengan terdakwa Andi Desfiandi di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Rabu (30/11).

Percakapan antara Ary Meizari, adik Andi Desfiandi dengan Zulhas itu membahas soal  penitipan mahasiswa kedokteran.

Ary menyampaikan pesan Whatsapp berupa:

"Menurut rektor unila, ponakan abang akan dibantu melalui jalur mandiri saja, karena jalur mandiri kewenangan penuh Unila. Sedangkan SMPTN melalui pusat dan sistem yang dikelola oleh pusat. Insyaallah akan dibantu di jalur mandiri nanti"

Pesan tersebut direspon oleh Zulhas dengan balasan "Ok".

Selain itu, JPU KPK juga menampilkan bukti percakapan antara Ary dan orang kepercayaan Karomani, Mualimin mengenai uang infak untuk pembangunan gedung Lampung Nahdliyin Center (LNC).

"Zakatnya 150 daei abang, 100 dari bang andi. He he he," tulis Mualimin.

"Kok bisa gitu, itu namanya nggak fair geh bang hahaha. Harusnya yang dari saya 100 dan dari bang andi 150nya. Atau malahan yang dari saya yang freenya, khan yang minta tolong pak mentri langsung. Saya pulang dari jakarta rabu, kamis kita ngobrol yah bang" jawab Ary.

Jawaban Ary dijawab "ok" oleh Mualimin.

Meski begitu, Ary Meizari mengatakan, dirinya tidak memenuhi permintaan Mualimin itu karena hanya menganggapnya candaan.

"Tidak dipenuhi, saya tidak mengeluarkan duit," tegas Ketua Apindo Lampung itu.

Menurut Ary, uang Rp250 Juta yang kemudian diserahkan adiknya, Andi Desfiandi untuk diantarkan ke Karomani lewat Mualimin. Dirinya hanya dititipkan uang itu, namun karena harus ke Jakarta, uang itu dititipkan di satpam rumahnya dan diambil Mualimin.

Diketahui, Zulkifli Hasan membantah menitipkan keponakannya dan menyetorkan uang agar diloloskan jadi mahasiswa kedokteran di Universitas Lampung (Unila).

"Saya tidak punya ponakan daftar ke Unila, saya juga tidak kenal Prof Karomani, apalagi ngasi uang," ujarnya.