ISMEI Dorong Penetapan Anggota BPK RI Kedepankan Calon Mumpuni Bidang Keuangan 

Abdul Rahman Farisi, SE., M.SE./ Ist
Abdul Rahman Farisi, SE., M.SE./ Ist

Komisi XI DPR yang membidangi keuangan dan perbankan, pada 12 Januari lalu resmi mengumumkan 10 nama calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Periode 2022 - 2027. 


Salah satu kandidat Anggota BPK RI yang lolos mengikuti seleksi bersama 9 calon anggota BPK lainnya yaitu Abdul Rahman Farisi, SE., M.SE. Abdul Rahman Farisi bukanlah nama baru dalam blantika pemeriksaan tata kelola keuangan negara. Rekam jejaknya tercatat sudah 8 tahun sebagai Tenaga Ahli Ketua BPK RI Harry Azhar Azis (alm).

Bukan hanya dalam lingkup Birokrasi, Abdul Rahman Farisi yang dikenal oleh kalangan aktivis dengan panggilan Kakanda Boge mempunyai rekam jejak yang panjang dan konsisten dalam bidang keilmuannya. Pengalaman organisasi yang malang melintang, membuatnya dikenal sebagai aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI),  juga dikenal sebagai aktivis terkemuka kawasan timur indonesia (KTI) yang selama ini dikenal vokal dengan isu pemerataan ekonomi dan tata kelola pemerintahan yang berkualitas (Good Governance).

Abdul Rahman Farisi juga merupakan tokoh mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS) di era 1990-an. Pernah juga menjabat Badan Pimpinan Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) periode 2001-2003.

Sejak saat itu Abdul Rahman Farisi aktif dan konsisten dalam bidang ekonomi, beliau juga banyak mengisi acara sebagai narasumber di kegiatan pemerintahan maupun di tingkat organisasi kemahasiswaan sebagai pengamat ekonomi.

"Sehingga Kakanda Boge banyak dikenal sebagai seorang ekonom, ditambah lagi gagasan beliau tentang pemerataan ekonomi dan tata kelola pemerintahan yang berkualitas," ujar Fachri Dangkang selaku Badan Pimpinan ISMEI kepada awak media dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/06).

Selain dari pengalaman organisasi, Abdul Rahman Farisi  juga menempuh pendidikan S1 di Universitas Hasanuddin dengan konsentrasi ilmu ekonomi dan magister sains ilmu ekonomi Universitas Indonesia. 

"Dengan melihat track record dan gagasan Kakanda Boge yang begitu konsisten di bidang ekonomi dan tata kelola keuangan negara yang sangat mumpuni. Kami menilai beliau layak dan pantas untuk menjadi anggota BPK RI 2022-2027. Untuk itu kami berharap dalam proses seleksi dan penetapan anggota BPK RI 2022-2027 harus melihat kemampuan serta integritas dari ahli calon anggota BPK RI nantinya," kata Fachri Dangkang.

Dikarenakan dengan menetapkan Anggota BPK RI yang mumpuni dan mempunyai kapasitas serta pengalaman di bidang keuangan dan tata kelola birokrasi yang baik akan sangat berpengaruh kepada kinerja keuangan negara dan kesejahteraan masyarakat.

"Serta ISMEI sebagai organisasi kemahasiswaan yang secara spesifik mengkaji persoalan ekonomi siap menjadi mitra dalam mengawal BPK RI dalam proses tata kelola keuangan negara yang inklusif, akuntabel dan transparan guna memberikan kemaslahatan bagi bangsa dan negara," tutup Fachri Dangkang.

BPK adalah lembaga negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang memiliki wewenang memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Menurut UUD 1945, BPK merupakan lembaga yang bebas dan mandiri.