Itera dan Kampus CGUST Taiwan Bahas Pengembangan Prodi Rekayasa Kosmetik

Perwakilan dosen Itera melakukan pertemuan dengan kampus CGUST untuk membahas Prodi Rekayasa Kosmetik/Ist
Perwakilan dosen Itera melakukan pertemuan dengan kampus CGUST untuk membahas Prodi Rekayasa Kosmetik/Ist

Perwakilan Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan Chang Gung University of Science and Technology (CGUST), Taiwan, melakukan pertemuan dan membahas pengembangan Program Studi Rekayasa Kosmetik yang kini telah dimiliki Itera.


Prodi Rekayasa Kosmetik Itera merupakan yang pertama di Indonesia, sementara CGUST merupakan salah satu kampus di Kota Taoyuan, Taiwan yang juga membuka program S1 program studi kosmetik. 

Dalam pertemuan tersebut, Itera diwakili oleh salah satu dosen Prodi Rekayasa Kosmetik, Suryaneta dan diterima langsung oleh Rektor CGUST, Prof Ying-Tung Lau beserta Ketua Prodi Kosmetik, Prof. Lin Chwan Fwu dan Prof. Chen Tsu Yin selaku salah satu dosen kosmetik CGUST. 

Rektor CGUST, Prof Ying-Tung Lau menyambut baik kemungkinan kerja sama yang akan dijalin bersama Itera dalam mengembangkan keilmuan di bidang kosmetik. 

Sementara, Ketua Prodi Kosmetik CGUST, Prof. Lin Chwan Fwu memberikan beberapa masukan penting yaitu terkait bidang profesional apa saja nantinya lulusan prodi rekayasa kosmetik perlu berperan, keahlian apa yang dibutuhkan oleh lulusan dan memvalidisasinya dengan praktisi di bidang kosmetik, hingga pentingnya memfasilitasi sertifikasi yang dibutuhkan oleh lulusan.

Sementara,  Suryaneta menyebutkan jika dirinya pernah menemui salah satu dosen kosmetik CGUST yaitu Prof. Chen Tsu Yin yang mempunyai banyak paten dan sangat ramah mempersilahkan dirinya mengunjungi laboratorium yang ada di prodi kosmetik. 

Beberapa laboratorium yang dikunjungi seperti laboratorium analitik kosmetik, laboratorium manufaktur kosmetik, laboratorium perawatan rambut, perawatan kulit, laboratorium cosmetic safety, dan beberapa laboratorium lain.

“Kedepan kami berharap akan ada tindak lanjut kerja sama antara Itera dan CGUST Taiwan, guna mendukung pengembangan Prodi Rekayasa Kosmetik Itera yang merupakan pertama di Indonesia,” ujar Suryaneta, Selasa (3/8).