Jabar Sudah Nol Desa Tertinggal, Ridwan Kamil: Saya Bangga

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil usai mengikuti vion detik detik proklamasi/RMOLJabar
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil usai mengikuti vion detik detik proklamasi/RMOLJabar

Menjelang akhir masa kepemimpinannya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengaku sudah tidak ada lagi status desa sangat tertinggal dan desa tertinggal di Jabar. Plus, capaian-capaian indeks desa membangun (idm) pada 2021 sebesar 0,72 poin.


"Dulu ada seribuan desa tertinggal, saat saya menjabat, sekarang di akhir satu tahun lagi sudah nol (tidak ada desa sangat tertinggal dan tertinggal). Jadi ada pencapaian luar biasa," ucap Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (17/8).

Adapun jumlah desa berkembang saat ini mencapai 1.671, desa maju sebanyak 2.511, dan desa mandiri meningkat signifikan menjadi 1.130, dari sebelumnya 586 desa.

"Desa mandirinya sekarang sudah 1.100-an, lompatannya juga luar biasa," sambungnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Menurutnya, peningkatan kualitas hidup masyarakat desa penting digulirkan agar tidak ada lagi dikotomi warga yang tinggal di kota dan desa. Dari berbagai aspek, keduanya harus bisa berjalan beriringan, berkolaborasi, dan saling mengisi.

"Itu sebabnya, beragam program pembangunan, sebisanya selalu menyertakan pemberdayaan masyarakat desa. Program-program seperti desa wisata, patriot desa, hingga petani millenial, adalah upaya bersama," tuturnya.

Lebih lanjut, pria yang kerap disapa Kang Emil itu menerangkan, semua program yang dilakukan oleh Pemprov Jabar untuk menghadirkan masyarakat yang betah di desa, berusaha, dan menikmati hasil layaknya masyarakat kota.

Selain untuk memeratakan pemerataan kualitas ekonomi, hal itu juga akan bermanfaat untuk mengurangi tingkat migrasi ke kota.

"Di dalamnya itu ada percepatan percepatan yang membuat ekonomi bergerak oleh digital. Konsepnya adalah tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia," terangnya.

"Saya bangga hari ini sudah tidak ada lagi status desa tertinggal di Provinsi Jawa Barat," tutupnya.