JC Dikabulkan, Syahroni Divonis 4 Tahun Dan Uang Pengganti Rp35,1 Juta 

Pembacaan putusan tetdakwa Syahroni/ Faiza
Pembacaan putusan tetdakwa Syahroni/ Faiza

Majelis Hakim PN Tipikor Tanjungkarang menerima Justice Collaborator (JC) ang diajukan Syahroni dan memvonis terdakwa nntan Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Lampung Selatan Syahroni 4 tahun penjara, Rabu (16/6).


"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Syahroni, 4 tahun penjara, dan denda Rp200 juta subsider tiga bulan penjara," kata Ketua Majelis Hakim Efiyanto saat membacakan putusan. 

Selain itu, Syahroni dikenakan pidana uang pengggati, Rp35,1 Juta, apabila putusan telah berkekuatan hukum tetap selama satu bulan, dan harta bendanya akan disita dan dilelang.

"Apabila tidak mencukupi akan diganti pidana penjara satu tahun 6 bulan penjara," katanya.

Hakim menilai Syahroni terbukti bersalah melanggar pasal 12 huruf a UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana sebagaimana dakwaan pertama. 

Diketahui, vonis ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yakni  5 tahun penjara dan pidana denda sebesar Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan. 

Begitu juga dengan pidana tambahan yang sebelumnya dalam tuntutan Rp303,6 Juta menjadi Rp35,1 Juta. 

Sebelum sidang pembacaan putusan ditutup, Syahroni mengatakan dirinya menerima vonis majelis hakim dan tidak mengajukan banding. 

"Saya terima yang mulia," ujarnya. 

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK masih pikir-pikir untuk mengajukan banding atau tidak.