Jelang Aksi Tolak Kenaikan BBM, Kantor DPRD Dipasang Kawat Berduri Hingga Ratusan Polisi Siaga

Pengamanan aksi tolak kenaikan harga BBM di DPRD Bandar Lampung/Tuti
Pengamanan aksi tolak kenaikan harga BBM di DPRD Bandar Lampung/Tuti

Menjelang aksi mahasiswa tolak kenaikan harga BBM, pintu masuk Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung dipasang kawat berduri, Rabu (7/9). 


Pantauan Kantor Berita RMOLLampung, ratusan personel kepolisian dari Polresta Bandar Lampung beserta anggota Brimbob, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bandar Lampung, dan anggota Kodim 0410/KBL disiagakan guna mengamankan jalannya aksi.

Berdasarkan informasi yang didapat, sedikitnya 630 personil aparat kepolisian dari Polresta Bandar Lampung diturunkan untuk menjaga aksi tersebut.

Para polwan diposisikan paling depan pintu gerbang, disusul Satpol PP untuk menghalau agar massa aksi tidak masuk Gedung DPRD Kota Bandar Lampung. 

Diketahui, mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bandar Lampung akan menggelar aksi di depan DPRD Bandar Lampung.

Mereka akan aksi menolak kenaikan harga BBM yang ditetapkan pada Sabtu (3/9). Dimana harga BBM jenis Pertalite dari semula Rp7.650 per liter, kini menjadi Rp10.000 ribu per liter. 

Sementara Solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter. Sedangkan, Pertamax dari Rp12.750 per liter sekarang Rp14.850.