Jelang Ramadan, Tak Ada Lonjakan Pembeli Di Pasar Kotaagung

Pasar Kotaagung Kabupaten Tanggamus/ Zairi
Pasar Kotaagung Kabupaten Tanggamus/ Zairi

Dua hari menjelang Ramadan tidak terlihat adanya lonjakan pembeli di Pasar Kotaagung, Kabupaten Tanggamus.


Anton, lapak pedagang daging sapi musiman jelang Ramadan mengatakan pengunjung pasar tahun ini tidak seramai tahun kemarin. Sepinya pengunjung berimbas pada sepinya pembeli daging.

Lapaknya biasa berjualan dua hari sebelum Ramadan setiap tahun. Selama 2 hari sebanyak 2 ekor sapi atau 2 kwintal daging sapi habis terjual.

"Untuk hari ini sampai pukul 12.00 daging satu ekor sapi belum separuhnya terjual, padahal lapak yang buka baru saya sendiri," katanya, Minggu (11/4).

Harga daging dari Rp130 ribu sampai Rp140 ribu/kg, harga jual tulang cacakan Rp70 ribu/ kg. 

"Tidak ada pungutan ke lapak saya, baik dari dinas pasar dan lainnya," jelasnya.

Hal senada diungkapkan, Ilham penjual ayam ras musiman. Ia mulai berjualan Sabtu (10/4), sehari hanya terjual 25 ekor dari 50 ekor yang dijajakan. Pengunjungnya tidak seramai dibandingkan dengan tahun kemarin.

"Harga jual masih sama dengan hari-hari biasa yaitu Rp45 ribu/ekor," katanya.

Suiyah salah satu pengunjung pasar mengatakan, harga sayuran mengalami kenaikan berkisar 10 sampai dengan 15%, seperti sayuran jenis kol dan jagung dari sebelumnya Rp6000 menjadi 7000/kg. 

"Saya hanya berharap ketersedian bahan pokok menjelang dan selama ramadon tersedia, dan pemkab bisa menekan kenaikan harganya," demikian harapnya.

Sementara untuk keamanan Pasar Kotaagung siang maupun malam menurut Aksor, security setempat aman dan kondusif.