Jembatan Kayu Tak Tahan Lama, Warga Pulau Pasaran Harapkan Segera Bangun Jembatan Baru

Jembatan penyeberangan Pulau Pasaran/Tuti
Jembatan penyeberangan Pulau Pasaran/Tuti

Warga Pulau Pasaran, Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung meminta Pemerintah Kota (Pemkot) untuk segera merealisasikan pembangunan jembatan baru.


Edi selaku warga setempat mengaku walaupun sudah dibuatkan jembatan kayu. Namun jembatan tersebut dinilai tidak tahan lama, kemungkinan hanya bertahan setahun. 

"Alhamdulillah sudah tidak tergenang banjir lagi, sehingga anak sekolah dan masyarakat bisa beraktivitas. Namun jembatan ini tidak tahan lama, paling setahun sudah keropos," kata Edi, Rabu (13/6). 

Ia berharap jembatan yang baru pemasangan tiang pancang itu dapat segera diselesaikan. Sehingga ketika jembatan kayu rusak sudah bisa menggunakan jembatan baru. 

"Kabarnya bulan 8 atau 10 akan digarap untuk pengerjaan tahap kedua. Tapi tidak tahu bulan 8 tahun kapan," ujarnya. 

Diketahui, warga bersama Pemkot Bandar Lampung bergotong royong membangun jembatan darurat dari kayu mentru. Jembatan kayu tersebut dibuat pada jembatan yang ambles atau turun. 

"Dibuatnya 17 Juni lalu. Dananya dari Pemkot dan kita garap bersama," jelasnya.