Jika Sudah Jelas Dari Polda, BK DPRD Pesawaran Akan Panggil Anggota Yang Dilaporkan Zinah

Ketua BK DPRD Pesawaran Hamsinar/Ist
Ketua BK DPRD Pesawaran Hamsinar/Ist

Badan Kehormatan (BK) DPRD Pesawaran akan segera memanggil ES (58) yang dilaporkan dugaan perzinahan dengan suami orang lain di Pantai Duta, Telukbetung, Kota Bandarlampung.


Ketua BK DPRD Pesawaran Hamsinar mengatakan pihaknya masih menunggu surat keterangan maupun surat tembusan dari Polda Lampung atas laporan dugaan perzinahan ketua Fraksi Gerindra itu.

"Saya baru tahu informasi ini, kita tunggu dulu pemeriksaan Polda Lampung," kata Hamsinar kepada Kantor Berita RMOLLampung, Jumat (23/4).

Jika nanti sudah mendapatkan tembusan laporan dari Polda Lampung, pihakmya akan memanggilan ES. "Jika sudah mengetahui permasalahannya, kami akan memanggil ES," katanya 

Diberitakan sebelumnya, ES, warga Sukarame, Kota Bandarlampung itu tidak merasa terganggu dan akan menghormati proses hukum atas adanya laporan perzinahan.

Bahkan, perempuan yang kerap dipanggil bunda itupun mengaku santai saja atas laporan yang menyebut namanya dalam perkara dugaan asusila.

"Kita mah santai saja ya, dan gak merasa panik dengan adanya laporan itu. Saya hormati saja proses hukum yang sedang berjalan, nanti kan kita tahu mana yang benar mana yang salah," katanya.

Saat disinggung upaya hukum selanjutnya yang akan ditempuh, dia hanya mengulang pernyataan serupa.

"Ya itu kan artinya luas ya mas, termasuk upaya hukum selanjutnya apakah akan menggunakan pengacara ataupun melakukan pelaporan balik, kita akan tunggu hasil dari proses hukum yang sedang berjalan," katanya. 

Polda Lampung masih memeroses dugaan perzinahan yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Pesawaran berinisial ES (58) dengan MF (50), suami dari pelapor SA (50).

"Penyidik sedang memeroses laporan SA apakah unsur-unsurnya terpenuh atau tidak," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Jumat (23/4).

Dijelaskannya, Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Lampung telah menerima laporan SA, Rabu (21/4). Laporan tersebut akan diproses Ditreskrimum.

"Ditreskrimum yang akan melakukan penyelidikan dan penyidikan," ujar Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

Menurut SA, perzinahan yang terjadi di dalam mobil di pantai Duta Wisata, Telukbetung, Kota Bandarlampung, 25 Oktober 2019. SA menyerahkan pula bukti berupa video.