JIS Boleh Digunakan Untuk Dakwah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat haul ke-1 Habib Ali bin Abdurahman Assegaf dan haul ke-19 KH HM Arsyad Mualim di Majelis Taklim As-Saadah/RMOLJakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat haul ke-1 Habib Ali bin Abdurahman Assegaf dan haul ke-19 KH HM Arsyad Mualim di Majelis Taklim As-Saadah/RMOLJakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta umat Islam mendoakannya agar bisa menunaikan seluruh janjinya hingga Oktober 2022 mendatang.


Demikian disampaikan Anies saat haul ke-1 Habib Ali bin Abdurahman Assegaf dan haul ke-19 KH HM Arsyad Mualim di Majelis Taklim As-Saadah, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Minggu (30/1).

"Tolong doakan saya agar bisa memenuhi janji kepada warga Jakarta dalam sisa 9 bulan saya menjabat sebagai gubernur," kata Anies seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.

Kehadiran Anies di Majelis Taklim As-Saadah atas undangan Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta sekaligus Ketua YPI As-Saadah, Munir Arsyad.

Anies mengatakan satu persatu janjinya selama masa kampanye hingga menjadi gubernur DKI Jakarta sudah dipenuhi.

"Janji saya yang baru saja saya penuhi yaitu Jakarta punya Jakarta International Stadium (JIS) di Sunter. Insya Allah bulan depan kita akan resmikan JIS," kata Anies.

Anies menceritakan, selama ini kalau warga nonton bola, umat Islam selalu Shalat Maghribnya itu terganggu. Sebabnya, jam main sepakbola diadakan sore hari karena kalau siang hari main bola akan kepanasan.

Meski demikian, Anies memastikan untuk JIS para penonton tidak akan terganggu Shalat Maghribnya. Sebab, JIS atapnya bisa ditutup sehingga para pemain bisa main di siang hari dan tidak khawatir akan kepanasan.

"Jadi atap JIS kita bisa buat tutup buka," kata Anies.

Anies menambahkan, JIS bisa dipakai untuk kegiatan apa saja termasuk untuk kegiatan dakwah.

"Jadi kalau majelis taklim mau bikin kegiatan di JIS juga bisa," kata Anies.

Turut meramaikan perayaan Maulid Nabi sekaligus haul KH Arsyad Mualim yang juga ayahanda Munir Arsyad, Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar; penceramah Ustaz Das'at Latif; Ketua FPI Jakarta Habib Zein; Habib Ali bin Abdurrahman Al Habsyi (Kwitang); Habib Ali bin Sholeh Alatas (Bekasi); Habib Ahmad bin Ali Assegaf (Tebet; KH.Agus Dermawan; KH Anas Kurdi; dan Sekjen MPP Fahmi Tamami Rhoma Irama.