JMSI Lampung Buka Pendaftaran Anggota

Pengukuhan Pengurus JMSI Lampung/ Tuti
Pengukuhan Pengurus JMSI Lampung/ Tuti

Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung Periode 2022-2027 telah resmi dilantik oleh Ketua Umum JMSI Teguh Santosa, di Ballroom Hotel Novotel Bandarlampung, Sabtu (23/4) lalu.

Dalam mengembangkan semangat profesionalisme, JMSI Lampung membuka kesempatan kepada perusahaan media siber di Provinsi Lampung untuk bergabung. Bagi yang berminat dapat segera menghubungi duta pengurus harian JMSI untuk masing-masing wilayah.

Ketua JMSI Lampung H. Taswin Hasbullah, MM, MH, menyebutkan, duta JMSI ini dibentuk, agar lebih memudahkan sosialisasi dan menjaring para anggota baru yang ingin bergabung.

Duta JMSI Lampung sebagai penanggung jawab wilayah Kota Bandarlampung (Adi Pranoto – rmollampung.id), Mesuji dan Tulangbawang (Buchori Muzzamil – be1lampung.com), Tulangbawang Barat (Helmi Jaya – medsoslampung.com), Pesawaran dan Pringsewu (Djauhari – bongkarpost.com), Lampung Selatan (Khairul – saburaitv.com).

Kemudian Lampung Tengah (Raja Agung Carapoboka – actual.com), Waykanan (Barusman – difatv.news), Lampung Barat dan Pesisir Barat (Abdul Karim – radarlampung.co.id), Tanggamus (Rudi Andrianto – lampungnewspaper.com), Metro dan Lampung Timur (Djunaidi Djohan – eksposerakyatlampung.com), dan Lampung Utara (Saiful Amri – pikiranrakyat.com)

Bang Taswin, sapaannya menyatakan, jika persyaratan anggota lengkap sesuai peraturan organisasi, maka akan dibuatkan sertifikat anggota JMSI Lampung.

Adapun tugas utama duta JMSI Lampung, yakni melakukan sosialisasi peraturan organisasi ke mitra kerja dan menyiapkan pembentukkan ketua cabang JMSI di setiap kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Dia berharap hadirnya JMSI Lampung, dapat mengembalikan marwah perusahaan media siber berpedoman pada semangat profesionalisme. “Kita tetap berusaha, agar media yang tergabung di JMSI dapat menghindari berita hoaks, copypaste, dan clikbait (judul berita yang menjebak, red),” ujarnya.

Setidaknya, jaringan media siber harus berfungsi menjadi wadah, agar perusahaan pers dikelola secara bisnis dapat memproduksi berita berkualitas dan cover both side, serta terverifikasi oleh Dewan Pers.

Menurutnya, pengelolaan media massa kedepannya sangatlah berbeda, sehingga jika ingin bertahan haruslah beradaptasi dam manajemen media harus visioner dan mampu memperkirakan bisnisnya ke depan.

“Di era digital big data: lebih berharga logam mulia. Kita harus menggumpulkan data-data itu, sehingga menjadi bisa bermanfaat buat perusahaan,” pesan direktur lampungnewspaper.com ini.

Diakuinya, pengelola perusahaan pers seutuhnya belum memahami transformasi digital. Selama ini, banyak yang mengartikan transformasi media yakni memindahkan konten-konten berita edisi cetak ke website/online atau dalam bentuk format pdf.

Padahal, ini kesalahpahaman. Transformasi digital sangatlah luas. Berkaitan dengan teknologi tinggi,  sumber daya manusia, budaya. Bahkan ada algoritma digital, dan big data.

Dia berharap, perusahaan pers berbasis digital terus berintegritas dalam menjaga marwah media massa. Dengan cara ikut mengawasi produk dari perusahaan pers digital, sehingga semakin profesional dan baik.

Kemudian, JMSI memiliki kewajiban pula dalam hal mengedukasi para wartawan dengan tidak henti-hentinya mengingatkan soal kode etik jurnalistik yang harus dipegang teguh dan bersikap profesional dalam menjalankan tugas sebagai seorang jurnalis.